Pages - Menu
▼
Pages
▼
Jumat, 04 Januari 2013
Atasi mimisan
Mimisan atau dalam ilmu
kedokteran disebut juga dalam
epitaksis, yaitu pendarahan dari
dalam hidung. Mimisan bisa
diderita oleh anak-anak ataupun
orang dewasa. Mimisan biasanya
dialami oleh anak-anak, karena
pembuluh darah rongga hidung
mereka masih tipis atau rapuh.
Pada anak-anak, mimisan sering
terjadi karena sering mengorek
hidung, atau akibat benda asing
yang sengaja dimasukkan oleh
anak ke dalam hidungnya saat
bermain. Perubahan cuaca juga
dapat menimbulkan mimisan pada
anak. Perubahan pembuluh darah
juga mudah pecah dengan adanya
perubahan cuaca, beraktivitas di
bawah terik matahari, membuang
ingus yang terlalu kuat, trauma
atau benturan.
Semakin tua usia orang yang
mengalami mimisan, semakin
serius pula resiko yang
dideritanya, termasuk hipertensi
dan trombosit. Pada orang
dewasa, mimisan juga bias
disebabkan oleh penyakit
tertentu, seperti leukemia
(kanker darah), pembekuan
darah (hemophilia).
Untuk membedakan mimisan
tersebut berbahaya atau tidak
bagi anak-anak, perhatikan
frekuensi mimisan. Apakah
kejadiannya berulang atau tidak,
amati faktor penyebab mimisan.
Bila perlu bawa ke dokter.
Jika mengalami mimisan, ada
baiknya mengikuti langkah-
langkah berikut ini:
Duduk bersandar dengan kepala
sedikit menunduk agar darah
tidak mengalir ke belakang.
Jangan tidur terlentang.
Tekan hidung selama 5 menit,
sementara itu penderita
bernapas lewat mulut
Bersihkan darah yang mengotori
wajah menggunakan tissue atau
sapu tangan yang sudah dibasahi.
Kompres bagian pangkal hidung
dengan es untuk menghentikan
perdarahan
Jika perdarahan belum berhenti
juga, sumbat dengan kain kasa
atau saputangan yang bersih lalu
segera bawa ke rumah sakit atau
dokter THT. Selama dalam
perjalanan usahakan agar selalu
dalam posisi duduk menyandar.
Tips untuk sariawan
Sariawan memang bukan penyakit
yang menakutkan atau berbahaya
seperti kanker atau penyakit
jantung, tetapi sariawan sangat
menggangu aktivitas juga
menghilangkan selera makan.
Sariawan dikenal dengan sebutan
stomatitis yaitu pembengkakan
yang terjadi pada lapisan mukosa
mulut.
Ada beberapa hal yang
menyebabkan sariawan,
diantaranya:
Akibat virus atau bakteri
Diakibatkan oleh jamur, timbul di
saat kekebalan tubuh seseorang
sangat rendah atau lemah
Non Infeksi, terjadinya luka di
mulut yang berulang. Sariawan ini
juga bias disebabkan adanya
masalah dalam system
pencernaan, kurang vitamin,
riboflavin, miacin, dan B12.
Jika sudah menderita sariawan,
sangatlah menyiksa, apalagi jika
mengkonsumsi makanan atau
minuman. Hal ini dapat
berpengaruh kepada pola makan.
Untuk mengatasi sariawan yang
menyiksa adalah sebagai berikut:
Berkumur dengan air garam.
Berkumur dengan air hangat
yang dicampur dengan garam
tiga kali sehari dapat
menyembuhkan luka sariawan.
Konsumsi makanan yang
mengandung vitamin B.
Kekurangan vitamin B tidak
hanya menyebabkan mulut
bermasalah, tetapi juga
menyebabkan anemia atau
depresi. Diantaranya: tiram,
telur, ikan, susu kedelai secara
rutin.
Air Kelapa. Adalah obat ampuh
yang dapat menyembuhkan luka
sariawan. Banyak minum air
kelapa juga dapat mengurangi
peradangan dan mencegah
sariawan.
Buah-buahan. Membantu
meningkatkan metabolism, anti-
inflamasi dan kaya vitamin C.
