Kanker servik jadi pembunuh wanita

Tahukah Anda, bahwa dalan setiap jam wanita di Indonesia meninggal akibat kanker serviks atau lebih dikenal dengan kanker mulut rahim. Bahkan dalam setiap menit wanita di seluruh dunia meninggal karna kanker yang mematikan ini.

Beda Hormon LH dan FSH

FSH dan LH yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis anterior, sebuah kelenjar kecil yang hadir di bagian bawah otak. FSH pada dasarnya menyebabkan pematangan sel telur di dalam folikel dalam tubuh wanita.

Manfaat Bawang Putih

Khasiat atau manfaat bawang putih ternyata tidak hanya untuk menyedapkan atau sebagai bumbu masakan saja, namun ternyata banyak hal lain yg dapat di manfaatkan dari bawang puth tersebut terutamanya untuk dunia kesehatan.

Toko Kayumanis

Selamat datang di Toko Kayumanis version Online Shop Kami menjual T-shirt, kaos oblong dan jaket T-shirt, kaos oblong dan jaket yang kami jual menggunakan bahan yang berkualitas tinggi, kelebihan dari T-shirt, kaos oblong dan jaket di Toko kami dapat anda tentukan sendiri desainnya, pola ataupun grafisnya sesusai keinginan anda sehingga dapat dipastikan tidak ada T-shirt, kaos oblong dan jaket dari Toko kami yang mempunyai motif yang sama.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 27 September 2011

Difusi, Osmosis, Filtrasi dan Transport Aktif
Difusi
Partikel (ion atau molekul) suatu substansi yang terlarut selalu bergerak dan cenderung menyebar dari daerah yang konsentrasinya tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah sehingga konsentrasi substansi partikel tersebut merata. Perpindahan partikel seperti ini disebut difusi. Beberapa faktor yang mempengaruhi laju difusi ditentukan sesuai dengan hukum Fick (Fick’s law of diffusion). Faktor-faktor tersebut adalah:
  1. Peningkatan perbedaan konsentrasi substansi.
  2. Peningkatan permeabilitas.
  3. Peningkatan luas permukaan difusi.
  4. Berat molekul substansi.
  5. Jarak yang ditempuh untuk difusi.
Osmosis
Bila suatu substansi larut dalam air, konsentrasi air dalam larutan tersebut lebih rendah dibandingkan konsentrasi air dalam larutan air murni dengan volume yang sama. Hal ini karena tempat molekul air telah ditempati oleh molekul substansi tersebut. Jadi bila konsentrasi zat yang terlarut meningkatkan, konsentrasi air akan menurun.Bila suatu larutan dipisahkan oleh suatu membran yang semipermeabel dengan larutan yang volumenya sama namun berbeda konsentrasi zat terlarut, maka terjadi perpindahan air/zat pelarut dari larutan dengan konsentrasi zat terlarut lebih tinggi. Perpindahan seperti ini disebut dengan osmosis.
Filtrasi
Filtrasi terjadi karena adanya perbedaan tekanan antara dua ruang yang dibatasi oleh membran. Cairan akan keluar dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah. Jumlah cairan yang keluar sebanding dengan besar perbedaan tekanan, luas permukaan membran dan permeabilitas membran. Tekanan yang mempengaruhi filtrasi ini disebut tekanan hidrostatik.
Transport aktif
Transport aktif diperlukan untuk mengembalikan partikel yang telah berdifusi secara pasif dari daerah yang konsentrasinya rendah ke daerah yang konsentrasinya lebih tinggi. Perpindahan seperti ini membutuhkan energi (ATP) untuk melawan perbedaan konsentrasi. Contoh: Pompa Na-K.


Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Pengertian Pemanis



Biasanya zat pemanis memiliki nilai kalori yang lebih rendah dari gula biasa. Dalam kehidupan sehari-hari, yang disebut mansi umunya dikenal gula. Secara kimiawi, gula dikenal dalam jenis monosakarida (glukosa , fruktosa, dan galaktosa), disakarida (sukrosa, Maltosa, dan Laktosa), Polisakarida yang rasanya tawar. Gula berfungsi sebagai penghasil kalori, namun tidak membuat rasa kenyang, menambah rasa makanan , dan memberi tekstur serta warna pada makanan yang dipanggang. dalam perkembangan teknologi, tenyata rasa manis gula dapat ditiru secara kimiawi . Rasa manis tiruan tersebut dikenal dengan pemanis buatan. Pemanis buatan adalah bahan tambhan makanan yang dapat menyebabkan rasa manis pada makanan, yang tidak atau hampir tidak mempunyai nilai gizi.

Pemanis yang ideal harus memiliki karakteristik berikut :
1. Tingkat kemanisan minimal sama dengan sukrosa
2. Tidak berwarna
3. Larut dalam air
4. Komposisinya stabil
5. Tidak beracun dan tidak membahayakan kesehatan pemakai
6. Memiliki sifat-sifat dan fungsi lain untuk makanan dan minuman , misal sebagai penghalus tekstur kue
7. Secara ekonomi layak

Meskipun telah banyak ditemukan zat pemanis sintetik, tetapi hanya beberapa saja yang diizinkan. Menurut Permenkes RO No.722/Menkes/Per/IX/1998 tentang pemanis buatan yang diizinkan adalah sebagai berikut :
1. Aspartam
2. sakarin
3. Siklamat
4. Sorbitol

Pemanis buatan yang paling sering digunakan dalam pengolahan makan dan minuman di indonesia adalah sakarin dan siklamat yang mempunyai tingkat kemanisan 300 dan 30-80 kali gula alami, oleh karena itu sering disebut biang gula. Siklamat dan sakarin sangat mudah diperoleh dengan harga yang relatif murah. hal ini mendorong produsen makan dan minuman ringan untuk menggunakan kedua jenis opemanis buatan tersebut.

pemanis Nutritif
Pemanis nutritif adalah gula atau senyawa organik karbohidrat yang mengandug nutrisi dan mampu menghasilkan sejumlah kalori. Pemanis ini terdiri dari pemanis alami maupun pemanis sintetis.
1. Pemanis nutrisi alami
Pemanis ini berasal dari tanaman ataupun hewan. Pemanis utritif yang bersala dari tanaman , diantaranya gula tebu (Saccharum officinarum L) dan ekstra bit (beta vulgaris). secara umum, kedua pemanis ini lebih dikenal dengan sebutan gula pasir. Selain berfungsi sebagai bahan pemanis , gula pasir juga berperan menimbulkan warna kecoklatan (browning), mudah terfermentasi, menurunkan titkbeku, mempertegas aroma, dan rasa (flavor enhancer)
Selain dari tumbuhan, pemanis nutritif alami dapat pula bersal dari hewan, misalnya dari lebah yang menghasilkan madu ataupun susu sebagai penghasil laktosa. secara komersial laktosa atau gula susu diperoleh dari cairan sisa pembuatan keju (whey). Selain sebagai penghasil gula susu, laktosa dapat pula digunakan untuk membuat yoghurt dan susu asam.

2. Pemanis nutritif sintetis
Pemanis nutritif sintetis berasal dari senyawa sinetis.jenis yang populer dari pemanis ini adalah aspartam yang ditemukan tanpa sengaja oleh james schalatter 1965. Aspartam memiliki tingkat kemanisan sekitar 200 kali kemanisan sukrosa(1kg aspartam dapat menggantikan 200kg gula).nilai kalori yang yang dikandungnya pun hanya sepersepuluh kandungan kalori gula. oleh karena itu , aspartam banyak digunakan untuk pemanis produk minuman ringan (soft drink), khususnya untuk program diet, dan aman untuk penderita diabetes.

Pemanis non-nutritif
Pemanis non-nutritif adalah pemanis yang hanya sedikit mengandunga kalori atau tidak sam sekali..Pemanis non-nutritif juga dapat berasal dari senyawa steviosida yang terdapat pada stevia.(stevia rebaosiana) dan osladin hasil ekstrak akar tanaman paku (polypodium vulgare). Pemanis non-nutitif yang berasal dari kelompok protein, diantaranya miralin yang berasal dari ekstrak buah synsepolum dulficinum, monellin dari buah Dioscorephyllum cumminisii, dan thaumatin. Pemanis non-nutritif dapat pula berasal dari sintesis beberapa reaksi kimia . Bahkan produk pemanis non-nutritif hasil sintetis diantaranya sakarin dan siklamat.

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan
Sumber dan Macam Bahan Pencemar Air Pencemaran air terjadi apabila dalam air terdapat berbagai macam zat atau kondisi (misal Panas) yang dapat menurunkan standar kualitas air yang telah ditentukan, sehingga tidak dapat digunakan untuk kebutuhan tertentu. Suatu sumber air dikatakan tercemar tidak hanya karena tercampur dengan bahan pencemar, akan tetapi apabila air tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan tertentu, Sebagai contoh suatu sumber air yang mengandung logam berat atau mengandung bakteri penyakit masih dapat digunakan untuk kebutuhan industri atau sebagai pembangkit tenaga listrik, akan tetapi tidak dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga (keperluan air minum, memasak, mandi dan mencuci). Sumber penyebab terjadinya Pencemaran Air Ada beberapa penyebab terjadinya pencemaran air antara lain apabila air terkontaminasi dengan bahan pencemar air seperti sampah rumah tangga, sampah lembah industri, sisa-sisa pupuk atau pestisida dari daerah pertanian, limbah rumah sakit, limbah kotoran ternak, partikulat-partikulat padat hasil kebakaran hutan dan gunung berapi yang meletus atau endapan hasil erosi tempat-tempat yang dilaluinya. Bahan Pencemar air Pada dasarnya Bahan Pencemar Air dapat dikelompokkan menjadi: a) Sampah yang dalam proses penguraiannya memerlukan oksigen yaitu sampah yang mengandung senyawa organik, misalnya sampah industri makanan, sampah industri gula tebu, sampah rumah tangga (sisa-sisa makanan), kotoran manusia dan kotoran hewan, tumbuh-tumbuhan dan hewan yang mati. Untuk proses penguraian sampah-sampah tersebut memerlukan banyak oksigen, sehingga apabila sampah-sampah tersbut terdapat dalam air, maka perairan (sumber air) tersebut akan kekurangan oksigen, ikan-ikan dan organisme dalam air akan mati kekurangan oksigen. Selain itu proses penguraian sampah yang mengandung protein (hewani/nabati) akan menghasilkan gas H2S yang berbau busuk, sehingga air tidak layak untuk diminum atau untuk mandi. C, H, S, N, + O2 —–> CO2 + H2O + H2S + NO + NO2 Senyawa organik b) Bahan pencemar penyebab terjadinya penyakit, yaitu bahan pencemar yang mengandung virus dan bakteri misal bakteri coli yang dapat menyebabkan penyakit saluran pencernaan (disentri, kolera, diare, types) atau penyakit kulit. Bahan pencemar ini berasal dari limbah rumah tangga, limbah rumah sakit atau dari kotoran hewan/manusia. c) Bahan pencemar senyawa anorganik/mineral misalnya logam-logam berat seperti merkuri (Hg), kadmium (Cd), Timah hitam (pb), tembaga (Cu), garam-garam anorganik. Bahan pencemar berupa logam-logam berat yang masuk ke dalam tubuh biasanya melalui makanan dan dapat tertimbun dalam organ-organ tubuh seperti ginjal, hati, limpa saluran pencernaan lainnya sehingga mengganggu fungsi organ tubuh tersebut. d) Bahan pencemar organik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme yaitu senyawa organik berasal dari pestisida, herbisida, polimer seperti plastik, deterjen, serat sintetis, limbah industri dan limbah minyak. Bahan pencemar ini tidak dapat dimusnahkan oleh mikroorganisme, sehingga akan menggunung dimana-mana dan dapat mengganggu kehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. e) Bahan pencemar berupa makanan tumbuh-tumbuhan seperti senyawa nitrat, senyawa fosfat dapat menyebabkan tumbuhnya alga (ganggang) dengan pesat sehingga menutupi permukaan air. Selain itu akan mengganggu ekosistem air, mematikan ikan dan organisme dalam air, karena kadar oksigen dan sinar matahari berkurang. Hal ini disebabkan oksigen dan sinar matahari yang diperlukan organisme dalam air (kehidupan akuatik) terhalangi dan tidak dapat masuk ke dalam air. f) Bahan pencemar berupa zat radioaktif, dapat menyebabkan penyakit kanker, merusak sel dan jaringan tubuh lainnya. Bahan pencemar ini berasal dari limbah PLTN dan dari percobaan-percobaan nuklir lainnya. g) Bahan pencemar berupa endapan/sedimen seperti tanah dan lumpur akibat erosi pada tepi sungai atau partikulat-partikulat padat/lahar yang disemburkan oleh gunung berapi yang meletus, menyebabkan air menjadi keruh, masuknya sinar matahari berkurang, dan air kurang mampu mengasimilasi sampah. h) Bahan pencemar berupa kondisi (misalnya panas), berasal dari limbah pembangkit tenaga listrik atau limbah industri yang menggunakan air sebagai pendingin. Bahan pencemar panas ini menyebabkan suhu air meningkat tidak sesuai untuk kehidupan akuatik (organisme, ikan dan tanaman dalam air). Tanaman, ikan dan organisme yang mati ini akan terurai menjadi senyawa-senyawa organik. Untuk proses penguraian senyawa organik ini memerlukan oksigen, sehingga terjadi penurunan kadar oksigen dalam air. Secara garis besar bahan pencemar air tersebut di atas dapat dikelompokkan menjadi: a) Bahan pencemar organik, baik yang dapat mengalami penguraian oleh mikroorganisme maupun yang tidak dapat mengalami penguraian. b) Bahan pencemar anorganik, dapat berupa logam-logam berat, mineral (garam-garam anorganik seperti sulfat, fosfat, halogenida, nitrat) c) Bahan pencemar berupa sedimen/endapan tanah atau lumpur. d) Bahan pencemar berupa zat radioaktif e) Bahan pencemar berupa panas

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan
PCR konvensional
PCR konvensional adalah PCR dimana tahap perbanyakan materi genetik dan tahap deteksi produk PCR dilakukan secara berturut-turut, yaitu tahap deteksi dilakukan bila tahap perbanyakan materi genetik telah selesai. Tahap deteksi dapat dilakukan dengan beberapa cara (format), salah satunya menggunakan elektroforesis gel kemudian dilanjutkan dengan hibridisasi pada membran menggunakan reagen pelacak atau hibridisasi dalam tabung reaksi. Jika yang diekstraksi adalah materi genetik berupa DNA maka DNA dapat langsung diperbanyak, tetapi jika yang diisolasi berupa RNA, maka diperlukan tahap tambahan untuk mengubah RNA menjadi DNA yaitu tahap transkripsi balik. Dalam hal ini, metode yang digunakan disebut RT-PCR (reverse-transcription PCR). Tahapan dalam PCR dan RT-PCR konvensional dengan format deteksinya dapat dilihat pada gambar di atas.

Keterbatasan PCR konvensional
Pada PCR konvensional, deteksi produk PCR dilakukan hanya pada tahap akhir. Seperti terlihat pada gambar di samping ini, deteksi tahap akhir menunjukkan hasil yang bervariasi sehingga dapat memberikan pembacaan yang kurang akurat. PCR hibridisasi merupakan salah satu contoh PCR konvensional dengan produk komersialnya yaitu Cobas Amplicor. Pada Cobas Amplicor, deteksi dilakukan secara kolorimetri setelah perbanyakan materi genetik selesai. Keterbatasan lain untuk PCR hibridisasi adalah batas deteksi atau batas kuantitasi kandungan DNA atau RNA dalam sampel tidak cukup rendah dan rentang linearitas yang tidak cukup luas.


Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Rabu, 20 Juli 2011

Kapang



Kapang atau mikroflora adalah jasad renik yang terdiri dari banyak sel yang tergabung menjadi satu (multiseluler). Hal ini merupakan salah satu ciri pembeda dengan bakteri khamir, karena bakteri khamir adalah uniseluler.
Kapang merupakan mikroba dalam kelompok fungi yang berbentuk filamen, yaitu strukturnya terdiri dari benang-benang halis yang disebut hifa. Spora merupakan alat pengembangbiakan kapang karena pada kondisi subtrat dan lingkungan yang baik spora dapat berpindah dan tumbuh menjadi struktur kapang yang lengkap. Dari satu struktur kapang dapat dihasilkan beratus –ratus spora yang mudah menyebar dan mencemari pangan, kemudian tumbuh menjadi bentuk kapang yang lengkap.

Secara biokimia, kapang bersifat aktif karena merupakan organisme saprofik. Organisasi ini memecah bahan-


bahan organik komplek menjadi yang lebih sederhana yang dapat mengakibatkan pembusukan pangan yang


banyak terjadi dimana-mana. Beberapa jenis kapang selama proses pembusukan pangan atau


pertumbuhannya dalam bahan pangan dapat memproduksi racun yang dikenal mikotoksin yang disebabkan


oleh Aspergillus flavus penghasil aflatoksin


Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Selasa, 19 Juli 2011

Mengenal jamur

Cara mengenal jamur dan masuknya jamur kedalam tubuh
SIFAT KOLONI
  1. Koloni Ragi (yeast colony)
Dilihat secara makroskopis, koloni jamur basah, kental, dan tidak memiliki miselium. Secara mikraskopik kolonik tampak uniseluler.
  1. kolono seperti ragi (yeast like coloni)
secara makroskopis bersifat basah dan lembek, terdiri dari sel ragi dan miselium semu. Secara mikroskopis koloni jamur tampak seperti uniseluler.
  1. Kolono Filamen
Dilihat secara makroskopis koloni jamur mempunyai beludru, seperti wool, seperti kapas, dan seperti katun, terdiri atas hifa sejati yang membentuk miselium dan spora. Secara mikroskopis koloni jamur penuh dengan berbagai macam warna.

SIFAT MISELIUM
Dapat dilihat dari warna, septasi, dan percabangan miselium

SIFAT SPORA
Spora yang dibentuk secara seksual dan aseksual. Spora aseksual disebut Thallospora yaitu spora yang dibentuk dari hifa reproduktif. Spora seksual dibentuk oleh sel hifa yang cocok atau compatible. yang termasuk golongan spora seksual adalah Zhigospora, Askospora, dan Basidiospora.

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Senin, 18 Juli 2011

Jamur penyebab infeksi


Jamur yang dpat menyababkan infeksi pada manusia adalah :



  1. Mikosis superfial
Yaitu penyakit jamur yang mengenai lapisan permukaan kulit yaitu stratum korneum, rambut, dan kuku. Mikosis superficial dibagi menjadi 2 yaitu:
- yang disebaboleh jamur bukan golongan Dermatofita yaitu Tinea versicolor, Otomikosis, Piedra hitam, Piedra putih, Onikomikosis, dan Tinea nigrapalmaris.
- Yang disebabkan oleh janur golongan dermatofita yang disebut Dermatofitosis. Dermatofitosis adalah mikosis superfisialis pada jaringan yang mengandung zat tanduk keratin, yakni kuku, rambut, dan kulit.

  1. Mikosis dalam atau Mikosis profunda/sistemik
Adalah penyakit jamur yang mengenai alat dalam. Penyakit ini dapat terjadi kerena jamur langsung masuk kealat dalam, misalnya paru-paru melalui luka atau menyebar dari permukaan kulit atau alat dalam lainya. Penyebab mikosis dalam adalah jamur pathogen atau jamur safrofit yang menjadi pathogen karena adanya factor peredisposisi, atau terdapat gangguan sistim imun

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Minggu, 17 Juli 2011

Klasifikasi jamur

Berdasarkan sifat koloni, hifa dan spora yang dibentuk oleh kapang atau khamir, jamur dibagi beberapa kelas, yaitu :

  1. Aktinomycetes
Aktinomycetes tergolong bakteri karena penyakit yang ditimbulkan mirip dengan penyakit jamur, maka secara tradisional dimasukkan dalam mikologi.

  1. Myxomycetes
Bentuk vegetatif dari sel-sel yang motil karena pada stadium lanjut sel-sel tersebut bergabung membentuk bagian-bagian yang mirip sporulasi jamur, maka kelas ini digolongkan dalam mikologi.
  1. Chitridiomycetes
Kapang dari kelas tersebut mempunyai hifa senositik. Salah satu spesiesnya adalah Rhinosporidium seebereri (pathogen pada manusia)
  1. Zhigomycetes
Kelas kapang ini mempunyai hifa senositik. Genus dari ordo mocorales yang termasuk kelas zhigomycetes yaitu : Mucor, Rhizopus, Absidia, Mortierella, dan Cunninghamella menyebabkan mikosis pada manusia dan beberapa jenis binatang

  1. Ascomycetes
Kapang dari kelas ini membentuk Askospora dalam askus. Meskipun sebagian besar merupakan safrofit atau penyabab penyakit tumbuh-tumbuhan, penyebab penyakit jamur sistemik pada manusia juga termasuk dalam kelas ini.

  1. Basidiomycetes
Kapang dari kelas ini membentuk basidiospora. Salah satu jenis jamur pathogen yang penting bagi mnuia adalah Cryptococcus nepfarmans.

  1. Deuteromycetes
Yang digplongkan dalam kelas ini adalah semua kapang yang belum dikenal stadium seksualnya.

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Sabtu, 16 Juli 2011

Pengertian Jamur


Jamur adalah tumbuh-tumbuhan yang berbentuk sel atau benang bercabang mempunyai dinding dari selulosa atau kitin atau keduanya, mempunyai protoplasma yang mengandung satu atau lebih inti, tidak mempunyai klorofil dan berkembang biak seksual, atau aseksual.
Mikologi ialah ilmu yang mempelajari mikosa (Fungi=Jamur: mitsetes) beserta segala seluk beluknya dalam taksonomi golongan IV (bergey) yaitu golongan tumbuh-tumbuhan yang bertalus (Thallophyta). Tetapi ada juga bakteri yang di masukkan ke golongan mikosa ialah Actinomycetes, yang mempunyai filament bercabang dan menimbulkan penyakit yang gambarannya menyerupai infeksi mikosa. Penyakit yang disebabkan oleh jamur disebut mikosis.
Morfologi dan Klasifikasi Jamur
Morfologi jamur
Berdasarkan bentuk selnya, jamur dibedakan menjadi:
    1. Khamir, yaitu sel-sel yang berbentuk bulat, lonjong, atau memanjang, yang berkembangbiak dengan membentuk tunas dan membentuk koloni yang basah dan berlendir.
    2. Kapang yaitu jamur yang terdiri dari sel-sel yang memanjang (hifa) yang bersekat, koloninya menyerupai kapas atau padat.

Klasifikasi jamur
Berdasarkan sifat koloni, hifa dan spora yang dibentuk oleh kapang atau khamir, jamur dibagi beberapa kelas, yaitu :
  1. Aktinomycetes
Aktinomycetes tergolong bakteri karena penyakit yang ditimbulkan mirip dengan penyakit jamur, maka secara tradisional dimasukkan dalam mikologi.
  1. Myxomycetes
Bentuk vegetatif dari sel-sel yang motil karena pada stadium lanjut sel-sel tersebut bergabung membentuk bagian-bagian yang mirip sporulasi jamur, maka kelas ini digolongkan dalam mikologi.

  1. Chitridiomycetes
Kapang dari kelas tersebut mempunyai hifa senositik. Salah satu spesiesnya adalah Rhinosporidium seebereri (pathogen pada manusia)
  1. Zhigomycetes
Kelas kapang ini mempunyai hifa senositik. Genus dari ordo mocorales yang termasuk kelas zhigomycetes yaitu : Mucor, Rhizopus, Absidia, Mortierella, dan Cunninghamella menyebabkan mikosis pada manusia dan beberapa jenis binatang
  1. Ascomycetes
Kapang dari kelas ini membentuk Askospora dalam askus. Meskipun sebagian besar merupakan safrofit atau penyabab penyakit tumbuh-tumbuhan, penyebab penyakit jamur sistemik pada manusia juga termasuk dalam kelas ini.

  1. Basidiomycetes
Kapang dari kelas ini membentuk basidiospora. Salah satu jenis jamur pathogen yang penting bagi mnuia adalah Cryptococcus nepfarmans.
  1. Deuteromycetes
Yang digplongkan dalam kelas ini adalah semua kapang yang belum dikenal stadium seksualnya.

Jamur penyebab infeksi
Jamur yang dpat menyababkan infeksi pada manusia adlah :
  1. Mikosis superfial
Yaitu penyakit jamur yang mengenai lapisan permukaan kulit yaitu stratum korneum, rambut, dan kuku. Mikosis superficial dibagi menjadi 2 yaitu:
- yang disebaboleh jamur bukan golongan Dermatofita yaitu Tinea versicolor, Otomikosis, Piedra hitam, Piedra putih, Onikomikosis, dan Tinea nigrapalmaris.
- Yang disebabkan oleh janur golongan dermatofita yang disebut Dermatofitosis. Dermatofitosis adalah mikosis superfisialis pada jaringan yang mengandung zat tanduk keratin, yakni kuku, rambut, dan kulit.
  1. Mikosis dalam atau Mikosis profunda/sistemik
Adalah penyakit jamur yang mengenai alat dalam. Penyakit ini dapat terjadi kerena jamur langsung masuk kealat dalam, misalnya paru-paru melalui luka atau menyebar dari permukaan kulit atau alat dalam lainya. Penyebab mikosis dalam adalah jamur pathogen atau jamur safrofit yang menjadi pathogen karena adanya factor peredisposisi, atau terdapat gangguan sistim imun.

Cara mengenal jamur dan masuknya jamur kedalam tubuh
SIFAT KOLONI
  1. Koloni Ragi (yeast colony)
Dilihat secara makroskopis, koloni jamur basah, kental, dan tidak memiliki miselium. Secara mikraskopik kolonik tampak uniseluler.
  1. kolono seperti ragi (yeast like coloni)
secara makroskopis bersifat basah dan lembek, terdiri dari sel ragi dan miselium semu. Secara mikroskopis koloni jamur tampak seperti uniseluler.
  1. Kolono Filamen
Dilihat secara makroskopis koloni jamur mempunyai beludru, seperti wool, seperti kapas, dan seperti katun, terdiri atas hifa sejati yang membentuk miselium dan spora. Secara mikroskopis koloni jamur penuh dengan berbagai macam warna.

SIFAT MISELIUM
Dapat dilihat dari warna, septasi, dan percabangan miselium

SIFAT SPORA
Spora yang dibentuk secara seksual dan aseksual. Spora aseksual disebut Thallospora yaitu spora yang dibentuk dari hifa reproduktif. Spora seksual dibentuk oleh sel hifa yang cocok atau compatible. yang termasuk golongan spora seksual adalah Zhigospora, Askospora, dan Basidiospora.


Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Jumat, 15 Juli 2011

Jenis Spora jamur

Jenis spora aseksual sebagai berikut :
  1. Blastospora
Yaitu spora yang berbentuk tunas pada permukaan sel, ujung hifa, atau pada sekat atau septum hifa semu.
  1. Arthospora
Yaitu spora yang dibentuk langsung dari hifa dengan banyak sektum yang kemudian mengadakan fragmentasi sehingga hifa tersebut terbagi menjadi banyak Arthospora yang berdinding tebal.
  1. Klamidiospora
Yaitu spora yang terbentuk pada ujung hifa, ditengah atau menonjol ke lateral.
  1. Aleuriospora
Yaitu spora yang dibentuk diujung atau sisi dari hifa khusus yang disebut konidiospora.

  1. Sporangiospora
Yaitu spora yang dibentuk didalam ujung file yang menggelembung.
Jenis spora seksual sebagai berikut :
  1. Zigopspora
Yaitu hifa yang dibentuk oleh 2 hifa yang sejenis.
  1. Oospora
Yaitu hifa yang dibentuk oleh 2 hifa yang tidak sejenis.
  1. Askospora
Yaitu spora terdapat pada askus dibentuk oleh 2 sel atau 2 jenis hifa.
  1. Basidiospora
Yaitu spora yang dibentuk pada basidium sebagai hasil dari penggabungan 2 jenis spora.

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Kamis, 14 Juli 2011

Mikologi

Banyak jamur yang menyebabkan penyakit-penyakit tumbuhan, tetapi hanya sekitar 100 dari beribu-ribu spesies ragi dan jamur yang dikenal menyebabkan penyakit pada manusia dan binatang, hanya Dermatofita dan Kandida yang sering ditularkan dari satu orang ke orang lain.
Infeksi mikotik pada manusia dikelompokkan kedalam infeksi jamur supfer fisial sub kutan, dan profunda (saluran sistemik). Infeksi jamur superficial pada rambut, kulit, kuku, dan resisten tehadap pengobatan tetapi jarang mempengaruhi kesehatan umum penderita. Mikosis profunda sebaliknya dapat menyebabkan gangguan sistemik dan kadang-kadang fatal, mikosis profunda disebabkan oleh jasad renik yang hidup bebas di alam dalam tanah atau dalam bahan organic yang membusuk. Jamur pathogen umumnya tidak menghasilkan toksin. Spora dan jamur dapat dibentuk secara seksual dan aseksual.
Jenis spora aseksual sebagai berikut :
  1. Blastospora
Yaitu spora yang berbentuk tunas pada permukaan sel, ujung hifa, atau pada sekat atau septum hifa semu.
  1. Arthospora
Yaitu spora yang dibentuk langsung dari hifa dengan banyak sektum yang kemudian mengadakan fragmentasi sehingga hifa tersebut terbagi menjadi banyak Arthospora yang berdinding tebal.
  1. Klamidiospora
Yaitu spora yang terbentuk pada ujung hifa, ditengah atau menonjol ke lateral.
  1. Aleuriospora
Yaitu spora yang dibentuk diujung atau sisi dari hifa khusus yang disebut konidiospora.

  1. Sporangiospora
Yaitu spora yang dibentuk didalam ujung file yang menggelembung.
Jenis spora seksual sebagai berikut :
  1. Zigopspora
Yaitu hifa yang dibentuk oleh 2 hifa yang sejenis.
  1. Oospora
Yaitu hifa yang dibentuk oleh 2 hifa yang tidak sejenis.
  1. Askospora
Yaitu spora terdapat pada askus dibentuk oleh 2 sel atau 2 jenis hifa.
  1. Basidiospora
Yaitu spora yang dibentuk pada basidium sebagai hasil dari penggabungan 2 jenis spora.

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Rabu, 13 Juli 2011

Menu baru buat penikmat mangga

Puding Mangga Saus Vanila
untuk 5 porsi (1 porsi = 153 kalori)

Bahan:
• 400 ml jus mangga, dari 500 gr daging mangga.
• 1 bks agar-agar bubuk putih
• 50 gr gula pasir
• 2 btr putih telur

Bahan Saus Vanila:
• 200 ml susu
• 1 btr kuning telur
• 30 gr gula pasir
• 1 sdm tepung maizena dilarutkan dengan sedikit air
• Vanili secukupnya

Cara membuat:
1. Campur jus mangga bersama agar-agar bubuk dan 25 gr gula pasir, jerang di atas api kecil sambil diaduk-aduk sampai mendidih, angkat, sisihkan.

2. Sementara itu, mikser putih telur bersama sisa gula sampai kental. Setelah kental, angkat miksernya. Tuangi agar-agar yang mendidih tadi ke pulih telur sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.

3. Ambil 5 buah cetakan kecil, basahi air terlebih dahulu, tuang adonan agar ke dalamnya dan dinginkan.

4. Buat saus Vanila: Rebus susu. sementara itu campur kuning telur dengan gula pasir dan cokelat bubuk, aduk. Tuangi susu panas sedikit aduk rata, kemudian tuang kembali ke dalam panci susu, aduk. Masukkan larutan tepung maizena, masak sambil diaduk-aduk, beri vanili, aduk rata. Setelah mendidih, angkat, dinginkan.

5. Keluarkan puding dari cetakan, hidangkan dengan disiram saus vanila.

Selada Mangga Saus Stroberi
untuk 5 porsi (1 porsi = 119 kalori)

Bahan:
• 500 gr daging mangga dipotong dadu

Bahan Saus Stroberi:
• 200 gr stroberi ditambah 150 ml air dibuat jus
• 75 gr gula pasir
• 1 sdm tepung maizena dilarutkan dengan sedikit air
• Esens stroberi secukupnya jika suka

Cara membuat:
1. Buat Saus Stroberi: Jus stroberi direbus bersama gula, masukkan larutan maizena pada rebusan jus, masak sambil diaduk-aduk. Setelah mendidih dan kental, angkat, beri esens stroberi, aduk rata, dinginkan.

2. Sajikan potongan mangga dalam piring saji kemudian siram dengan saus stroberi.

3. Hidangkan.

Selasa, 12 Juli 2011

Buah mangga yang menyehatkan

Mangga digemari banyak orang di seluruh dunia. Buah ini kaya zat gizi, dan bisa diolah menjadi macam-macam makanan, termasuk selada dan puding.

Buah mangga berasal dari Himalaya India dan Burma. Mangga telah dibudidayakan sejak lebih dari 4.000 tahun lalu. Sekarang telah tumbuh dan berkembang dengan baik di daerah tropis dan subtropis.

Mangga sangat populer karena rasanya manis, ada pula yang manis asam. Karoten dan karbohidrat yang dikandungnya mudah diserap tubuh. Vitamin C dan seratnya pun cukup tinggi.

Dalam pengobatan tradisional Cina, mangga biasa dimanfaatkan untuk mengurangi keringat yang berlebihan dan meredakan diare. Serat buah ini mampu mengurangi lemak tubuh.

Mangga sebagai sumber kalium berkhasiat meredakan tekanan darah tinggi. Hasil penelitian ilmiah, asupan 2,3 mg-3,1 mg kalium sehari mampu mengurangi 25 persen risiko kematian yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi.

Kurangi Risiko Kematian

Risiko anemia pada kaum vegetarian sangat tinggi. Ini disebabkan sumber zat besi dari tumbuhan susah diserap tubuh. Mengonsumsi mangga sebagai sumber vitamin C dan betakaroten dapat membantu meningkatkan penyerapan mineral penting tersebut.

Mangga mengandung antioksidan terkenal, yaitu cryptoxanthin. Berdasarkan hasil penelitian terhadap lebih dari 15.000 wanita dengan kadar betacryptoxanthin tinggi dalam darahnya, risiko mereka menderita kanker indung telur sangat rendah. Wanita yang memperhatikan asupan betacryptoxanthin dalam pengaturan makan sehari-hari terlindungi dari jenis kanker tersebut.

Diet tinggi betakaroten mampu meningkatkan sistem imunitas, khususnya pada orang lanjut usia. Hasil penelitian menunjukkan, sistem imunitas sel menjadi aktif jika kita mengonsumsi betakaroten dari makanan.

Mangga yang kaya akan antioksidan juga dapat memperbaiki sel dan secara alami membunuh virus dan tumor penyebab penyakit. Konsumsinya secara teratur dapat mengurangi risiko pertumbuhan tumor dan infeksi.

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Senin, 11 Juli 2011

Sebutir jambu biji dengan manfaat yang besar


Jambu biji dengan nama latin Psidium Guajava Linn mempunyai manfaat yang sangat besar. Saya dan keluarga saya pernah mengalami sendiri manfaat buah ini untuk kesehatan. Sekitar 2 tahun yang lalu kakak saya terkena demam berdarah dan harus dirawat di rumah sakit. Kondisinya sangat mengkhawatirkan dan kritis karena terlambat menyadari terkena penyakit demam berdarah. Gejala awal demam yang sangat mirip dengan penyakit tifus bisa mengaburkan diagnosa awal. Kadar Trombosit darah dibawah rata-rata membuat kami panik.

Penyakit demam berdarah (Dengue Fever) hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Yang bisa dilakukan adalah pencegahan dengan mengurangi habitat nyamuk pembawa penyakitnya. Dan kalau sudah terjangkit penyakitnya, yang bisa dilakukan adalah mengandalkan sistem pertahanan tubuh sendiri dalam memerangi penyakit tersebut dan berdoa. Obat-obatan yang diberikan oleh dokter hanya untuk mengurangi gejala penyakit dan membantu kerja sistem kekebalan tubuh.

Mengikuti saran seorang teman, kami mencoba memberikan jus jambu biji berdaging merah sebanyak 3x sehari. Tentu saja hal ini dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter yang merawat, dan pemberian jus jambu diberi jarak yang cukup dengan pemberian obat-obatan lainnya. Hasilnya diluar dugaan. Sehari setelah pemberian jus, kadar trombosit darah mulai meningkat. Bahkan pada hari keduanya, kadar trombosit meningkat dengan drastis dan hampir menembus batas normal. Singkat kata, akhirnya kakak kami dapat diselamatkan dan kembali sehat.

Pengalaman berikutnya saya sendiri yang mengalami. Sekitar 2 bulan yang lalu saya terkena flu perut. Dengan gejala diare terus menerus lebih dari 3 hari dan demam. Apapun juga yang masuk dari mulut akan segera dikeluarkan dari bawah (maaf). Pada hari keempat, paginya saya mencoba meminum juz jambu ini dan sorenya mulai terasa perbaikan. Terapi saya lanjutkan hingga 3 hari, dan akhirnya sembuh kembali.

Apa yang terkandung pada jambu biji ini?Ternyata kandungan vit.C-nya jauh lebih tinggi dari jeruk (jambu 183,5 mg dan jeruk mandarin 30,8 mg). Kemudian ada juga kandungan asam amino (triptofan, lisin), kalsium, fosfor, besi, belerang, vitamin A dan B1. Ada kandungan pektin yang dapat menurunkan kolesterol. Juga kandungan tanin yang bersifat astringent yang bermanfaat sebagai anti diare dan mengurangi kontraksi usus sehingga menghentikan diare.

Sebutir jambu biji dengan manfaat yang besar, bukan?!

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Minggu, 10 Juli 2011

Kandungan Buah Pisang itu apa sih



1. Dalam sebuah pisang matang, terdapat 99 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 25,8 mg , serat 0,7 gram, kalsium 8 mg, fosfor 28 mg, besi 0,5 mg, vitamin A 44 RE, Vitamin B 0,08 mg, Vitamin C 3 mg dan air 72 gram, sehingga apabila orang hanya mengonsumsi buah pisang saja, sudah tercukupi secara minimal gizinya.
2. Gula dalam pisang efektif dalam pembentukan tubuh, untuk kerja otot, dan menghilangkan rasa lelah.
3. Pisang juga disarankan untuk dikonsumsi para wanita hamil karena mengandung asam folat, yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun, jangan terlalu berlebihan, sebab satu buah pisang mengandung sekitar 85-100 kalori.
4. Bagi penderita anemia, dianjurkan mengkonsumsi 2 pisang setiap hari karna mengandung zat besi.
5. Dicampur dengan susu cair, efektif bagi mereka yang mengalami kasus penyakit usus, sakit perut dan menetralkan keasaman lambung.
6. Jenis pisang goroho (Pisang dari daerah Gorontolo), merupakan makanan tambahan bagi mereka yang menderita penyakit diabetes, jenis pisang klutuk dan pisang kepok mempunyai khasiat sebagai obat pendarahan usus, amandel, disentri, pertumbuhan rambut, dan juga untuk berkumur.
7. Pisang juga mempunyai peranan dalam penurunan berat badan seperti juga untuk menaikkan berat badan. Telah terbukti seseorang kehilangan berat badan dengan berdiet 4 (empat) buah pisang dan 4 (empat) gelas susu non fat atau susu cair per hari sedikitnya 3 hari dalam seminggu, jumlah kalori hanya 1250 dan menu tersebut cukup menyehatkan. Selain itu, diet tersebut membuat kulit wajah tidak berminyak dan bersih. Pada sisi yang lain, mengonsumsi satu gelas banana milk-shake dicampur madu, buah-buahan, kacang, dan mangga sesudah makan, akan menaikkan berat badan.
8. Dapat membantu perokok untuk menghilangkan pengaruh nikotin, stres, mencegah stroke, mengontrol temperatur badan terutama bagi ibu hamil.
9. Peneliti lain mengembangkan pisang yang dapat membantu dalam melawan penyakit campak/cacar air, penyakit kuning, polio, dan dipteri. Saat ini , peneliti telah mencoba pada relawan, di mana diperlihatkan 10 persen tekanan darah turun dengan mengonsumsi dua buah pisang setiap hari
10. Tidak dianjurkan mengkonsumsi pisang yang mentah, karna akan sulit dicerna.


Semoga hal ini dapat menambah pengetahuan anda semua. Semoga anda semua juga dapat semakin sehat, dan kerap menjaga kesehatan.

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

Sabtu, 09 Juli 2011

Dibalik rasa buah apel yang enak


Buah apel selain rasanya enak ternyata juga memiliki khasiat2 tertentu untuk menangkal penyakit. Kandungan serat yang terdapat pada apel ternyata sangat tinggi, menurut informasi yang saya peroleh untuk setiap buah apel yang berukuran sedang mengandung sekitar 5 gram serat yang dibutuhkan oleh tubuh. serat yang terkandung pada apel tersebut sangat bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan juga terbukti dapat menurunkan berat badan.

Yang menariknya lagi pada kulit apel terdapat zat yang bernama zat fitokimia. Zat ini bermanfaat untuk menghambat sel kanker usus. Buah apel juga dapat mengatasi sembelit, dan meredakan diare, sebab menurut informasi yang saya peroleh dari sebuah buku yaitu 'Healing Foods' apel sangat bermanfaat untuk pencernaan seperti yang sudah saya kemukakan diatas.

Jadi, didalam buah apel tersebut banyak sekali terkandung zat- zat yang bermanfaat bagi tubuh untuk mencegah berbagai macam penyakit. Saya menyarankan kepada seluruh member yang membaca tulisan saya ini untuk mengkonsumsi apel sebanyak mungkin sebab sangat baik bagi kesehatan.

Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan