Kanker servik jadi pembunuh wanita

Tahukah Anda, bahwa dalan setiap jam wanita di Indonesia meninggal akibat kanker serviks atau lebih dikenal dengan kanker mulut rahim. Bahkan dalam setiap menit wanita di seluruh dunia meninggal karna kanker yang mematikan ini.

Beda Hormon LH dan FSH

FSH dan LH yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis anterior, sebuah kelenjar kecil yang hadir di bagian bawah otak. FSH pada dasarnya menyebabkan pematangan sel telur di dalam folikel dalam tubuh wanita.

Manfaat Bawang Putih

Khasiat atau manfaat bawang putih ternyata tidak hanya untuk menyedapkan atau sebagai bumbu masakan saja, namun ternyata banyak hal lain yg dapat di manfaatkan dari bawang puth tersebut terutamanya untuk dunia kesehatan.

Toko Kayumanis

Selamat datang di Toko Kayumanis version Online Shop Kami menjual T-shirt, kaos oblong dan jaket T-shirt, kaos oblong dan jaket yang kami jual menggunakan bahan yang berkualitas tinggi, kelebihan dari T-shirt, kaos oblong dan jaket di Toko kami dapat anda tentukan sendiri desainnya, pola ataupun grafisnya sesusai keinginan anda sehingga dapat dipastikan tidak ada T-shirt, kaos oblong dan jaket dari Toko kami yang mempunyai motif yang sama.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 22 April 2014

Faktor Penyebab Terjadinya Mata Katarak


Mata adalah jendela seseorang dalam melihat dunia. Meskipun demikian, terkadang kita tidak menyadari betapa pentingnya fungsi mata sampai ada masalah atau gangguan kesehatan pada mata.

Ada berbagai masalah yang dapat mempengaruhi kualitas penglihatan mata, dan salah satunya adalah katarak. Katarak bisa terjadi saat protein yang ada di dalam mata menghalangi pandangan. Katarak bisa berubah menjadi suatu kondisi yang serius, bahkan bisa menjadi salah satu penyebab umum kebutaan.

Beberapa faktor penyebab munculnya katarak

Ada beberapa faktor penyebab mengapa katarak bisa terjadi, diantaranya adalah :

Usia
Usia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya katarak. Protein lensa pada mata akan semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia. Selain faktor tersebut, faktor lingkungan juga bisa menjadi penyebab munculnya katarak.

Trauma mata
Trauma mata dapat mengakibatkan penebalan, pembengkakan, dan munculnya warna putih pada serat lensa. Warna putih yang terbentuk tersebut pada akhirnya bisa menyebabkan katarak.

Genetika
Genetika juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya katarak. Hal ini karena kelainan kromosom dapat mempengaruhi kualitas lensa mata.

Penyakit kulit
Beberapa penyakit kulit tertentu seperti eksim, pemfigus, ichthyosis, dan dermatitis atopik dapat mempengaruhi kondisi lensa mata. Hal ini pada akhirnya juga akan meningkatkan risiko terjadinya katarak.

Infeksi
Jenis infeksi tertentu seperti cysticercosis, toksoplasmosis, dan kusta bisa memicu munculnya katarak. Maka dari itu apabila anda mengalami salah satu jenis infeksi tersebut, segera obati sebelum infeksi menyebar lebih jauh.

Diabetes
Diabetes sering kali diduga menjadi penyakit yang bisa menyebabkan katarak. Hal ini karena enzim aldosa reduktase yang ada di dalam tubuh penderita diabetes dapat memicul terjadinya katarak.

Penggunaan obat tertentu
Ada beberapa jenis obat tertentu yang dapat mempengaruhi kondisi penglihatan mata. Obat-obatan sejenis kortikosteroid sering kali dapat menyebabkan katarak.

Itulah beberapa faktor penyebab munculnya katarak. Dengan mengetahui penyebab-penyebab tersebut, diharapkan bisa menjadi alarm agar kita mawas diri sebelum terkena penyakit katarak.


Posted via Blogaway

Minggu, 20 April 2014

Cara Pintar Untuk Membuat Anak Anda Lebih Pintar


Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan otak anak anda, diantaranya adalah faktor gizi. Namun masih banyak hal-hal lain yang ternyata dapat meningkatkan kecerdasan otak anak. Berikut adalah 10 hal yang dapat meningkatkan kecerdasan otak anak sehingga dapat membuat mereka lebih pintar, diantaranya adalah :

1. Bermain Permainan Asah Otak
Hal ini telah terbukti untuk meningkatkan kemampuan otak kanan anak anda. Catur, teka-teki silang, ataupun permainan tebak-tebakan dapat melatih otak anak anda. Permainan seperti Sudoku bisa menjadi permainan yang menyenangkan sekaligus melatih pemikiran strategis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan yang kompleks. Jaga terus permainan asah otak ini di sekitar rumah dan ajak anak anda untuk membantu anda dalam memecahkan masalah yang rumit.

2. Belajar Musik
Mendengarkan anak anda bermain musik mungkin tidak selalu menyenangkan bagi anda, namun pelajaran musik dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk mengasah otak kanan. Berdasarkan sebuah penelitian oleh para peneliti dari Universitas Toronto, pelajaran musik tampaknya bermanfaat bagi perkembangan IQ dan akademik anak. Penelitian tersebut menemukan bahwa belajar musik di masa kecil akan berpengaruh pada hasil (nilai) yang lebih bagus saat di SMU, dan IQ yang tinggi ketika dewasa.

3. ASI
ASI adalah makanan yang bagus untuk otak bayi. Penelitian secara konsisten telah menunjukkan bahwa menyusui memiliki banyak manfaat untuk pertumbuhan bayi. ASI dapat mencegah infeksi berbahaya dan merupakan sumber makanan penting. Peneliti Denmark telah menemukan bahwa menyusui dapat membuat bayi menjadi sehat dan cerdas. Studi ini mengatakan bahwa bayi yang diberi ASI selama sembilan bulan, tumbuh secara signifikan dan lebih cerdas daripada mereka yang menyusui hanya selama satu bulan atau kurang.

4. Olahraga
Studi yang dilakukan oleh peneliti Universitas Illinois menunjukkan hubungan yang kuat antara kebugaran dan prestasi akademik di antara anak-anak sekolah dasar. Berolahraga dapat mendorong anak lebih percaya diri, mampu bekerja secara tim, dan berjiwa kepemimpinan.

5. Bermain video game
Mungkin banyak dari anda yang tidak setuju dengan poin ini, dan memang benar banyak jenis permainan pada video game yang mempunyai efek negatif bagi anak, seperti permainan bertema kekerasan dan lainnya, yang tidak ada hubungannya dengan kecerdasan otak. Namun masih banyak juga permainan video game yang bersifat edukatif dan mampu meningkatkan perkembangan otak anak lebih cepat. Sebuah studi terbaru yang dilakukan di University of Rochester menemukan bahwa peserta yang bermain video game belajar isyarat visual jauh lebih cepat daripada rekan-rekan mereka. Namun demikian, anda sebagai orang tua harus benar-benar menyeleksi dengan ketat permainan apa yang layak bagi anak anda.

6. Gizi yang terpenuhi
Singkirkan makanan-makanan tidak sehat seperti ‘junk food’ dari hadapan anak anda dan ganti dengan makanan yang tinggi akan gizi. Anak yang gizinya terpenuhi dapat berpengaruh baik bagi mental dan perkembangan motorik, terutama anak usia dini khususnya dalam 2 tahun pertama kehidupannya. Sebagai contoh, anak-anak membutuhkan zat besi untuk perkembangan otak yang lebih baik, jadi jika kekurangan zat besi maka impuls saraf akan bergerak lebih lambat. Oleh sebab itu jaga kebutuhan gizi anak anda dengan makanan-makanan yang sehat agar meningkatkan perkembangan otak anak anda menjadi lebih baik.

7. Menggali dan Menjaga Rasa Keingintahuan
Para ahli mengatakan bahwa orang tua yang mendorong dan menjaga anak-anak mereka untuk menggali hal-hal baru, mengajarkan mereka akan pelajaran yang berharga : bahwa mencari pengetahuan adalah sangat penting. Dukunglah hobi anak-anak anda selama itu positif, jangan bosan-bosan menjawab pertanyaan-pertanyaan anak yang mungkin remeh bagi anda, dan ajarkan keahlian-keahlian baru pada mereka. Hal tersebut dapat membantu perkembangan otak anak anda ke arah yang lebih intelektual.

8. Membaca
Membaca sangat baik untuk perkembangan otak anak. Membaca adalah cara untuk meningkatkan pembelajaran dan perkembangan kognitif pada anak-anak dari segala usia. Ajari anak-anak anda untuk membaca sedini mungkin dan dorong mereka agar senantiasa gemar membaca.

9. Menguatkan Kepercayaan Diri
Pada usia remaja, anak-anak dapat menjadi mangsa berpikir negatif yang dapat membatasi potensi mereka. Psikolog anak mendorong orang tua untuk menguatkan anak-anak mereka secara positif dengan dorongan dan keyakinan yang optimis. Partisipasi dalam olahraga tim dan kegiatan sosial lainnya juga membantu membangun kepercayaan diri anak.

10. Sarapan
Sarapan dapat meningkatkan memori, konsentrasi dan belajar. Anak-anak yang tidak makan sarapan cenderung lebih mudah lelah, menjadi lebih mudah marah, dan bereaksi lebih cepat daripada mereka yang memulai hari dengan sarapan. Jadi jangan biarkan anak anda untuk tidak sarapan, karena sarapan dapat membantu anak-anak Anda tetap fokus dan aktif selama jam sekolah.


Posted via Blogaway

Jumat, 18 April 2014

Dampak Emosi Terhadap Kesehatan


5 dampak emosi terhadap kesehatan

1. Kemarahan berhubungan dengan sakit punggung
Rasa amarah yang sedang anda alami bisa menjadi pemicu rasa sakit pada bagian punggung. Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Pain menunjukkan bahwa amarah bisa mengaktifkan jalur saraf yang membawa ketegangan mental menuju otot-otot yang mengelilingi tulang bagian belakang.

2. Kesepian berhubungan dengan tekanan darah tinggi
Anda sering merasa kesepian? Waspadalah terhadap kondisi tersebut, karena orang yang sering merasa kesepian cenderung akan mengalami tekanan darah tinggi, bahkan hingga dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

3. Depresi berhubungan dengan kanker
Orang yang depresi memiliki potensi yang cukup besar memicu datangnya kanker. Mereka yang sering mengalami kondisi depresi mempunyai risiko terkena kanker sebanyak 69 persen lebih besar daripada orang yang tidak atau jarang mengalami depresi.

4. Pesimisme berhubungan dengan stroke
Sikap pesimis bisa meningkatkan risiko terjadinya stroke. Pikiran yang selalu dikelilingi hal-hal negatif bisa merusak pembuluh darah serta dapat mengganggu bagian sistem saraf yang mengontrol detak jantung. Hal ini akan memicu seseorang untuk terkena stroke.

5. Kecemasan berhubungan dengan demensia
Menurut sebuah studi di Inggris, kecemasan bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami demensia. Ketegangan mental merupakan penyebab utamanya dimana kondisi tersebut bisa meningkatkan hormon glukokortikoid. Apabila seseorang kelebihan hormon tersebut, maka pusat memori akan menciut dan sel-sel otak akan mati.

Itulah beberapa dampak buruk emosi bagi tubuh. Apabila emosi dibiarkan terus-menerus, maka kesehatan tubuh akan menurun. Oleh sebab itu, kontrol dan atasi emosi berkepanjangan anda, buat diri anda rileks, dan tenangkan pikiran anda. Semoga bermanfaat.


Posted via Blogaway

Rabu, 16 April 2014

Dampak Negatif Dari Kemarahan Bagi Kesehatan Tubuh


Kesehatan emosional anda adalah salah satu kunci untuk menjaga tubuh tetap sehat. Emosi seseorang bisa ditunjukkan ketika ia sedang merasa senang tentang suatu hal, marah kepada orang lain, maupun takut akan sesuatu. Bila anda sedang merasa bahagia atau senang, maka akan berdampak positif pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sebaliknya, jika anda sedang diselimuti amarah yang tinggi, maka akan berdampak negatif bagi kesehatan tubuh anda.

Risiko kesehatan yang terkait dengan kemarahan dinilai cukup serius. Pasien yang mengalami penyakit jantung akan menghadapi risiko kesehatan yang sangat serius dan fatal apabila mereka sedang marah. Oleh sebab itu, kita dianjurkan untuk belajar bagaimana memanajemen atau mengontrol diri ketika rasa marah datang. Hal ini dikarenakan efek negatif bagi kesehatan tubuh yang ditimbulkan akibat kemarahan tidaklah sedikit.

Berbagai gangguan dan penyakit yang datang ke tubuh akibat kemarahan

1. Stres
Salah satu efek negatif yang ditimbulkan akibat kemarahan adalah stres. Setelah kemarahan reda, biasanya seseorang akan mengalami stres, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit serius seperti diabetes, tekanan darah tinggi, depresi, dan lain sebagainya.

2. Penyakit Jantung
Gangguan jantung seperti jantung berdebar sangat kencang melebihi batas normal dipicu akibat kemarahan. Jika anda termasuk orang yang cepat marah, detak jantung anda mungkin akan terus meningkat, membuat anda rentan terhadap serangan jantung.

3. Gangguan tidur
Ketika anda marah, berbagai hormon ‘berkecamuk’ di dalam tubuh anda. Hal ini memungkinkan anda untuk mengalami gangguan tidur. Jika tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup, tubuh anda rentan terkena berbagai penyakit. Selain itu, kurang tidur akan membuat pikiran anda kacau.

4. Tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi bisa disebabkan oleh kemarahan. Ketika anda marah, tekanan darah dalam tubuh anda semakin meningkat untuk sementara waktu. Namun demikian, hal tersebut tetap tidak menjauhkan anda dari risiko penyakit jantung yang disebabkan tekanan darah tinggi.

5. Masalah pernapasan
Orang yang rentan mengalami gangguan pernapasan seperti asma, akan semakin sulit untuk bernapas ketika mereka marah. Kemarahan secara mudah akan memicu serangan asma dan membuat anda terengah-engah.

6. Sakit kepala
Kemarahan akan membuat pembuluh darah diotak berdenyut semakin ‘liar’. Hal ini memicu terjadinya sakit kepala yang akut.

7. Stroke
Stroke terjadi saat pembuluh darah yang ada di otak pecah, membuat pasokan darah ke suatu bagian otak menjadi terganggu. Hal ini bisa terjadi akibat kemarahan, di mana membuat tekanan darah dalam tubuh semakin tinggi. Stroke dapat melumpuhkan tubuh anda seketika.


Posted via Blogaway

Senin, 14 April 2014

Diet Karbohidrat Meningkatkan Risiko Kematian Dini


Beragam cara dilakukan banyak orang untuk menurunkan berat badan dengan tujuan mendapatkan bentuk tubuh dan berat badan yang ideal. Untuk mewujudkannya, tidak sedikit dari mereka yang melakukan hal-hal yang cukup ekstrim, yang dapat mempengaruhi kesehatan mereka. Salah satu metode yang sering dijumpai adalah menjalankan program diet karbohidrat. Padahal, hasil temuan dari beberapa penelitian menunjukkan adanya efek negatif dari diet rendah karbohidrat.

Efek negatif diet rendah karbohidrat berlaku untuk jangka panjang

Apabila anda termasuk penyuka diet rendah karbohidrat, sebaiknya anda pikirkan lagi untuk melanjutkan program tersebut. Hal ini berdasarkan atas 18 penelitian yang dilakukan, di mana hasil dari penelitian-penelitian tersebut menunjukkan adanya risiko yang besar dari diet rendah karbohidrat. Meningkatnya  risiko dari diet rendah karbohidrat baru terasa dalam jangka panjang. Memang ada beberapa manfaat diet rendah karbohidrat dan tinggi protein dalam jangka pendek, yakni selama satu tahun atau lebih. Namun, temuan dari berbagai penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya efek jangka panjang dari diet rendah karbohidrat, yaitu 30 persen diet rendah karbohidrat akan meningkatkan risiko kematian dini.

Walaupun tidak menemukan alasan yang pasti, namun para peneliti menemukan bukti bahwa serat dan biji-bijian jika dibatasi asupannya akan menyebabkan penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Ketika seseorang mulai membatasi asupan karbohidrat seperti roti, buah, dan sereal, maka ia kehilangan banyak hal baik yang sebenarnya dapat menjaga kesehatan tubuh.

Sekitar 45 persen makanan orang-orang Australia mengandung karbohidrat. Perekomendasian konsumsi makanan seseorang oleh Organisasi Kesehatan Nasional Australia setiap harinya harus mengandung 45 hingga 65 persen karbohidrat. Bagi mereka yang menjalankan program diet, biasanya malah mengurangi 40 persen asupan karbohidrat. Profesor Williams juga menambahkan bahwa orang-orang di Jepang rata-rata mempunyai usia yang panjang karena mereka mengonsumsi sekitar 60 persen karbohidrat setiap harinya.

Menurunkan berat badan memang gampang-gampang susah. Banyak orang yang berhasil menurunkan berat badannya dengan program diet yang ketat, namun tidak sedikit yang gagal, bahkan berat badannya malah bertambah. Mereka yang gagal umumnya menjalankan program diet yang salah dan tidak sehat. Menurunkan berat badan butuh waktu dan proses, tidak instan. Tanpa harus menjalankan program diet yang ketat dan cenderung ‘menyiksa’, sebenarnya ada cara sederhana dan efektif yang bisa anda terapkan. Kuncinya adalah dengan mengubah gaya hidup anda ke arah yang lebih sehat.

9 Tips sehat menurunkan berat badan tanpa harus melalui program diet

1. Minum air putih
Air putih adalah salah satu minuman terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain tidak mengandung kalori, air putih dapat membantu membersihkan racun dalam tubuh melalui keringat. Oleh sebab itu, penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup setiap harinya.

2. Minum teh hijau
Selain air putih, anda juga disarankan untuk mengonsumsi teh hijau. Teh hijau diketahui dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker, menurunkan kadar kolesterol, serta dapat membantu membakar lemak.

3. Hindari minuman berkalori
Hindari minuman berkalori seperti minuman berenergi, soda, atau kopi. Jika anda banyak mengonsumsi minuman-minuman tersebut, berat badan yang anda idam-idamkan tidak kunjung terwujud.

4. Naik tangga
Tempat-tempat umum seperti mal, bandara, atau gedung perkantoran hampir selalu tersedia eskalator atau lift. Daripada menggunakan eskalator atau lift, lebih baik anda membiasakan diri untuk selalu menggunakan tangga bila sedang di tempat-tempat tersebut.

5. Keluar rumah
Keluar rumah bukan berarti anda harus melakukan olahraga yang berat seperti lari, berenang, atau fitnes sekalipun. Cukup berjalan-jalan atau bersepeda di komplek perumahan secara rutin, kalori dalam tubuh juga akan terbakar.

6. Berhenti makan saat kenyang
Sudah kenyang? Anda tidak perlu memaksakan diri untuk menghabiskan makanan di piring karena adanya perasaan bersalah. Sebaiknya simpan makanan tersebut untuk waktu makan berikutnya atau bagi ke sesama anggota keluarga anda.

7. Makan dalam porsi kecil
Daripada makan 3 kali dalam jumlah besar setiap harinya, akan lebih baik jika anda makan lima atau enam kali per hari dalam porsi yang kecil. Ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk menurunkan berat badan. Selain itu, ganti piring anda ke ukuran yang lebih kecil. Makan dengan piring kecil akan mencegah anda untuk makan dalam porsi yang besar.

8. Hindari menonton televisi terlalu lama
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di depan televisi memiliki hubungan dengan obesitas dan bertambahnya berat badan. Menonton televisi terlalu lama mendorong orang untuk makan lebih banyak dan membuat orang untuk melakukan aktivitas fisik.

9. Hindari stres
Hindari stres sebisa mungkin dan segera atasi jika stres datang. Hal ini dikarenakan stres dapat mengacaukan sistem hormon dan nafsu akan yang pada akhirnya membuat anak untuk makan berlebihan. Jika sudah begitu, berat badan bukannya turun, malah semakin bertambah.


Posted via Blogaway

Sabtu, 12 April 2014

Manfaat Tempe Bagi Kesehatan


Makanan asli Indonesia ini secara bertahap mulai mendapatkan popularitasnya di seluruh dunia. Di negara-negara Eropa dan Amerika, tempe sangat disukai terutama oleh mereka yang vegetarian. Makanan berbahan kedelai ini sangat bergizi dan kaya akan protein. Sama seperti tahu, tempe juga mengandung segudang nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Keduanya sama-sama merupakan makanan yang menyehatkan, namun tempe lebih unggul karena proses fermentasinya. Proses fermentasi ini membuat tempe menjadi makanan dengan sumber probiotik, yakni bakteri baik yang dapat membantu menjaga kesehatan usus dan sistem kekebalan tubuh.

Manfaat Tempe Bagi Kesehatan Tubuh

Mengkonsumsi tempe secara rutin akan memberikan manfaat yang positif bagi tubuh. Ada beberapa alasan mengapa tempe dikatakan sebagai makanan yang menyehatkan, diantaranya adalah :

1. Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat
Tempe mengandung protein yang sangat tinggi. Tidak seperti protein dari sumber hewani, protein dalam tempe memiliki manfaat tambahan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Dengan kata lain, tempe berpotensi membantu menurunkan risiko terjadinya serangan jantung, penyakit jantung, dan stroke. Selain menurunkan kadar kolesterol, tempe juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan trigliserida pada penderita diabetes.

2. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Tempe mengandung magnesium, dimana zat ini memainkan peranan penting terhadap sistem kardiovaskular dan bertanggung jawab terhadap lebih dari 300 proses metabolisme dalam tubuh. Magnesium bermanfaat untuk mencegah terjadinya pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, menjaga kekuatan tulang, dan membantu mencegah terjadinya komplikasi yang berkaitan dengan diabetes.

3.  Membantu Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Tempe juga mengandung serat makanan yang baik bagi tubuh. Serat berperan dalam mengikat lemak dan kolesterol, sehingga tempe memiliki potensi untuk membantu menurunkan dan mengontrol berat badan. Selain itu, serat yang terkandung dalam tempe sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dan usus.

4. Membantu Mencegah Kanker
Tempe diperkaya oleh isoflavon, senyawa antioksidan yang berperan dalam memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel akibat polusi dan sinar matahari. Isoflavon juga bertindak sebagai agen anti-kanker dengan memerangi sel-sel kanker yang dapat memicu terjadinya kanker prostat, payudara, dan kanker rahim. Hal ini juga diperkuat dengan adanya penelitian dari Universitas North Carolina di Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa fitoestrogen dan genestein (jenis isoflavon) dapat mencegah kanker payudara dan prostat.

5. Membantu Mengatasi Gejala-Gejala Menopause
Masih mengenai isoflavon, tempe dan produk kedelai lainnya dapat membantu mengatur estrogen. Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa isoflavon dalam kedelai bisa mengurangi rasa panas (hot flushes) di badan dan rasa tidak nyaman pada wanita menopause.

6. Sumber Energi
Tempe juga mengandung riboflavin atau yang dikenal dengan vitamin B2. Mikronutrisi ini mudah dicerna dan sifatnya larut dalam air. Riboflavin memiliki peranan penting dalam metabolisme energi dan juga dibutuhkan dalam metabolisme karbohidrat, protein, lemak dan zat keton. Selain itu, vitamin ini berperan dalam pembentukkan sel darah merah. Kekurangan riboflavin mempengaruhi produksi energi tubuh. Gejala-gejala awal dari kekurangan riboflavin biasanya adalah bibir pecah-pecah dan sakit tenggorokan.


Posted via Blogaway

Kamis, 10 April 2014

Manajemen Risiko dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja



Program Kesehatan Kerja mempunyai tujuan utama yaitu memberikan perlindungan kepada pekerja dari bahaya kesehatan yang berhubungan dengan lingkungan kerja dan promosi kesehatan pekerja. Lebih jauh lagi adalah menciptakan kerja yang tidak saja aman dan sehat, tetapi juga nyaman serta meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas.

Kantor Perburuhan Internasional (ILO) pada tahun 2005 memperkirakan bahwa diseluruh dunia setiap tahun 2.2 juta orang meninggal karena kecelakaan-kecelakaan dan penyakit-penyakit akibat kerja. Dan kematian-kematian akibat kerja nampaknya meningkat. Lagi pula, diperkirakan bahwa setiap tahun terjadi 270 juta kecelakaan-kecelakaan yang akibat kerja yang tidak fatal (setiap kecelakaan paling sedikit mengakibatkan paling sedikit tiga hari absen dari pekerjaan) dan 160 juta penyakit-penyakit baru akibat kerja.

Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan permasalahan pemerintah, pengusaha, pekerja dan keluarganya diseluruh dunia. Sementara beberapa industri bersifat lebih berbahaya dari industri yang lain, kelompok pekerja migran dan pekerja berpenghasilan kecil yang lain lebih banyak dihadapkan pada risiko mengalami kecelakaan-kecelakaan akibat kerja dan kesehatan yang kurang baik, karena kemiskinan seringkali memaksa mereka untuk menerima pekerjaan yang tidak aman.

Berbagai pendekatan sering dilakukan dalam menghadapi risiko dalam organisasi atau perusahaan misalnya:
a. Mengabaikan risiko sama sekali, karena dianggap merupakan hal yang diluar kendali manajemen. Pendapat tersebut, merupakan cara pendekatan yang tidak tepat, karena tidak semua risiko berada diluar jangkauan kendali organisasi / perusahaan.
b. Menghindari semua kegiatan atau proses produksi yang memiliki risiko. Hal ini merupakan sesuatu yang tidak mungkin dilaksanakan, karena semua aktivitas ditempat kerja sampai tingkat tertentu selalu mengandung risiko.
c. Menerapkan Manajemen Risiko, dalam pengertian umum, risiko tinggi yang dihadapi sebenarnnya merupakan suatu tantangan yang perlu diatasi dan melalui suatu pemikiran positif diharapkan akan memberikan nilai tambah atau imbalan hasil yang tinggi pula.

Aspek ekonomi, sosial dan legal merupakan beberapa hal yang berkaitan dengan penerapan manajemen risiko. Dampak finansial akibat peristiwa kecelakaan kerja, gangguan kesehatan atau sakit akibat kerja, kerusakan atau kerugian aset, biaya premi asuransi, moral kerja dan sebagainya, sangat mempengaruhi produktivitas. Demikian juga aspek sosial dan kesesuaian penerapan peraturan perundang undangan yang tercermin pada segi kemanusiaan, kesejahteraan dan kepercayaan masyarakat memerlukan penyelenggaraan manajemen risiko yang dilaksanakan melalui partisipasi pihak terkait.

Manajemen risiko kesehatan di tempat kerja mempunyai tujuan: meminimalkan kerugian akibat kecelakaan dan sakit, meningkatkan kesempatan/peluang untuk meningkatkan produksi melalui suasana kerja yang aman, sehat dan nyaman, memotong mata rantai kejadian kerugian akibat kegagalan produksi yang disebabkan kecelakaan dan sakit, serta pencegahan kerugian akibat kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Secara sistematik dilakukan pengendalian potensi bahaya serta risiko dalam proses produksi melalui aktivitas :
a. Identifikasi bahaya
b. Penilaian pajanan
c. Karakterisasi risiko
d. Penilaian risiko
e. Pengendalian risiko untuk mencegah atau mengurangi kerugian
f. Pemantauan dan peninjauan ulang

Identifikasi Bahaya

Langkah pertama manajemen risiko kesehatan di tempat kerja adalah identifikasi atau pengenalan bahaya kesehatan. Pada tahap ini dilakukan identifikasi faktor risiko kesehatan yang dapat tergolong fisik, kimia, biologi, ergonomik, dan psikologi yang terpajan pada pekerja. Untuk dapat menemukan faktor risiko ini diperlukan pengamatan terhadap proses dan simpul kegiatan produksi, bahan baku yang digunakan, bahan atau barang yang dihasilkan termasuk hasil samping proses produksi, serta limbah yang terbentuk proses produksi. Pada kasus terkait dengan bahan kimia, maka diperlukan: pemilikan material safety data sheets (MSDS) untuk setiap bahan kimia yang digunakan, pengelompokan bahan kimia menurut jenis bahan aktif yang terkandung, mengidentifikasi bahan pelarut yang digunakan, dan bahan inert yang menyertai, termasuk efek toksiknya.
Ketika ditemukan dua atau lebih faktor risiko secara simultan, sangat mungkin berinteraksi dan menjadi lebih berbahaya atau mungkin juga menjadi kurang berbahaya. Sebagai contoh, lingkungan kerja yang bising dan secara bersamaan terdapat pajanan toluen, maka ketulian akibat bising akan lebih mudah terjadi.
Penilaian Pajanan

Proses penilaian pajanan merupakan bentuk evaluasi kualitatif dan kuantitatif terhadap pola pajanan kelompok pekerja yang bekerja di tempat dan pekerjaan tertentu dengan jenis pajanan risiko kesehatan yang sama. Kelompok itu dikenal juga dengan similar exposure group (kelompok pekerja dengan pajanan yang sama). Penilaian pajanan harus memenuhi tingkat akurasi yang adekuat dengan tidak hanya mengukur konsentrasi atau intensitas pajanan, tetapi juga faktor lain.
Pengukuran dan pemantauan konsentrasi dan intensitas secara kuantitatif saja tidak cukup, karena pengaruhnya terhadap kesehatan dipengaruhi oleh faktor lain itu. Faktor tersebut perlu dipertimbangkan untuk menilai potensial faktor risiko (bahaya/hazards) yang dapat menjadi nyata dalam situasi tertentu.

Risiko adalah probabilitas suatu bahaya menjadi nyata, yang ditentukan oleh frekuensi dan durasi pajanan, aktivitas kerja, serta upaya yang telah dilakukan untuk pencegahan dan pengendalian tingkat pajanan. Termasuk yang perlu diperhatikan juga adalah perilaku bekerja, higiene perorangan, serta kebiasaan selama bekerja yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Karakterisasi Risiko

Tujuan langkah karakterisasi risiko adalah mengevaluasi besaran (magnitude) risiko kesehatan pada pekerja. Dalam hal ini adalah perpaduan keparahan gangguan kesehatan yang mungkin timbul termasuk daya toksisitas bila ada efek toksik, dengan kemungkinan gangguan kesehatan atau efek toksik dapat terjadi sebagai konsekuensi pajanan bahaya potensial. Karakterisasi risiko dimulai dengan mengintegrasikan informasi tentang bahaya yang teridentifikasi (efek gangguan/toksisitas spesifik) dengan perkiraan atau pengukuran intensitas/konsentrasi pajanan bahaya dan status kesehatan pekerja.

Penilaian Risiko

Rincian langkah umum yang biasanya dilaksanakan dalam penilaian risiko meliputi :
1. Menentukan personil penilai
Penilai risiko dapat berasal dari intern perusahaan atau dibantu oleh petugas lain diluar perusahaan yang berkompeten baik dalam pengetahuan, kewenangan maupun kemampuan lainnya yang berkaitan. Tergantung dari kebutuhan, pada tempat kerja yang luas, personil penilai dapat merupakan suatu tim yang terdiri dari beberapa orang.

2. Menentukan obyek/bagian yang akan dinilai
Obyek atau bagian yang akan dinilai dapat dibedakan menurut bagian / departemen, jenis pekerjaan, proses produksi dan sebagainya. Penentuan obyek ini sangat membantu dalam sistematika kerja penilai.

3. Kunjungan / Inspeksi tempat kerja
Kegiatan ini dapat dimulai melalui suatu “walk through survey / Inspection” yang bersifat umum sampai kepada inspeksi yang lebih detail. Dalam kegiatan ini prinsip utamanya adalah melihat, mendengar dan mencatat semua keadaan di tempat kerja baik mengenai bagian kegiatan, proses, bahan, jumlah pekerja, kondisi lingkungan, cara kerja, teknologi pengendalian, alat pelindung diri dan hal lain yang terkait.

4. Identifikasi potensi bahaya
Berbagai cara dapat dilakukan guna mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja, misalnya melalui :
- inspeksi / survei tempat kerja rutin
- informasi mengenai data keelakaan kerja dan penyakit, absensi
- laporan dari (panitia pengawas Kesehatan dan Keselamatan Kerja) P2K3, supervisor atau keluhan pekerja
- lembar data keselamatan bahan (material safety data sheet)
- dan lain sebagainya
Selanjutnya diperlukan analisis dan penilaian terhadap potensi bahaya tersebut untuk memprediksi langkah atau tindakan selanjutnya terutama pada kemungkinan potensi bahaya tersebut menjadi suatu risiko.

5. Mencari informasi / data potensi bahaya
Upaya ini dapat dilakukan misalnya melalui kepustakaan, mempelajari MSDS, petunjuk teknis, standar, pengalaman atau informasi lain yang relevan.

6. Analisis Risiko
Dalam kegiatan ini, semua jenis resiko, akibat yang bisa terjadi, tingkat keparahan, frekuensi kejadian, cara pencegahannya, atau rencana tindakan untuk mengatasi risiko tersebut dibahas secara rinci dan dicatat selengkap mungkin. Ketidaksempurnaan dapat juga terjadi, namun melalui upaya sitematik, perbaikan senantiasa akan diperoleh.

7. Evaluasi risiko
Memprediksi tingkat risiko melalui evaluasi yang akurat merupakan langkah yang sangat menentukan dalam rangkaian penilaian risiko. Kualifikasi dan kuantifikasi risiko, dikembangkan dalam proses tersebut. Konsultasi dan nasehat dari para ahli seringkali dibutuhkan pada tahap analisis dan evaluasi risiko.

8. Menentukan langkah pengendalian
Apabila dari hasil evaluasi menunjukan adanya risiko membahayakan bagi kelangsungan kerja maupun kesehatan dan keselamatan pekerja perlu ditentukan langkah pengendalian yang dipilih dari berbagai cara seperti :
Apabila dari hasil evaluasi menunjukan adanya risiko membahayakan bagi kelangsungan kerja maupun kesehatan dan keselamatan pekerja perlu ditentukan langkah pengendalian yang dipilih dari berbagai cara seperti :
a. Memilih teknologi pengendalian seperti eliminasi, substitusi, isolasi, engineering control, pengendalian administratif, pelindung peralatan/mesin atau pelindung diri.
b. Menyusun program pelatihan guna meningkatka pengetahuan dan pemahaman berkaitan dengan risiko
c. Menentukan upaya monitoring terhadap lingkungan / tempat kerja.
d. Menentukan perlu atau tidaknya survailans kesehatan kerja melalui pengujian kesehatan berkala, pemantauan biomedik, audiometri dan lain-lain.
e. Menyelenggarakan prosedur tanggap darurat / emergensi dan pertolongan pertama sesuai dengan kebutuhan.

9. Menyusun pencatatan / pelaporan
Seluruh kegiatan yang dilakukan dalam penilaian risiko harus dicatat dan disusun sebagai bahan pelaporan secara tertulis. Format yang digunakan dapatdisusun sesuai dengan kondisi yang ada.

10. Mengkaji ulang penelitian
Pengkajian ulang perlu senantiasa dilakukan dalam periode tertentu atau bila terdapat perubahan dalam proses produksi, kemajuan teknologi, pengembangan informasi terbaru dan sebagainya, guna perbaikan berkelanjutan penilaian risiko tersebut.
Pengendalian Risiko

Pengendalian risiko ditujukan untuk mencegah terjadinya pajanan bahaya kesehatan, atau menurunkan tingkat pajanan sampai pada tingkat yang dapat diterima (acceptable level). Pengendalian dapat dilakukan dengan berbagai cara, tergantung keadaan pada saat tersebut. Hirarki yang disarankan dalam pengendalian secara umum adalah; pengendalian secara teknis, pengendalian secara administratif, dan yang terakhir adalah penggunaan alat pelindung diri (personal protective equipment).
Pada kasus pajanan kimia maka hirarki yang disarankan adalah: substitusi bahan yang berbahaya dengan yang tidak atau kurang berbahaya, pengendalian teknik seperti penyempurnaan ventilasi, perbaikan prosedur kerja dengan tujuan menurunkan pajanan, dan penggunaan alat pelindung diri.

Dari uraian di atas dapat kita tarik kesimpulan bahwa tujuan utama dari program keselamatan dan kesehatan kerja adalah memberikan perlindungan kepada pekerja dari bahaya kesehatan dan keselamatan yang berhubungan dengan lingkungan kerja..Upaya tersebut bisa dilakukan dengan mengelola risiko yang teridentifikasi di lingkungan kerja.

DAFTAR PUSTAKA

1. Budiono S. Manajemen Risiko dalam Hiperkes dan Keselamatan Kerja. Bunga Rampai Hiperkes dan Keselamatan. Semarang, 2005.
2. Mansur M. Manajemen Risiko Kesehatan di Tempat Kerja. Maj Kedokt Indon, Volum: 57, Nomor: 9, September 2007
3. Organisasi Perburuhan Internasional. “Hidup Saya, Pekerjaan Saya, Pekerjaan yang Aman” Jakarta, Kantor Perburuhan Internasional, 2008
4. World Health Organization. Deteksi dini penyakit akibat kerja. Wijaya C (Ed.) Suyono J (Alih bahasa). Jakarta: EGC; 1993.


Posted via Blogaway