Kanker servik jadi pembunuh wanita

Tahukah Anda, bahwa dalan setiap jam wanita di Indonesia meninggal akibat kanker serviks atau lebih dikenal dengan kanker mulut rahim. Bahkan dalam setiap menit wanita di seluruh dunia meninggal karna kanker yang mematikan ini.

Beda Hormon LH dan FSH

FSH dan LH yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis anterior, sebuah kelenjar kecil yang hadir di bagian bawah otak. FSH pada dasarnya menyebabkan pematangan sel telur di dalam folikel dalam tubuh wanita.

Manfaat Bawang Putih

Khasiat atau manfaat bawang putih ternyata tidak hanya untuk menyedapkan atau sebagai bumbu masakan saja, namun ternyata banyak hal lain yg dapat di manfaatkan dari bawang puth tersebut terutamanya untuk dunia kesehatan.

Toko Kayumanis

Selamat datang di Toko Kayumanis version Online Shop Kami menjual T-shirt, kaos oblong dan jaket T-shirt, kaos oblong dan jaket yang kami jual menggunakan bahan yang berkualitas tinggi, kelebihan dari T-shirt, kaos oblong dan jaket di Toko kami dapat anda tentukan sendiri desainnya, pola ataupun grafisnya sesusai keinginan anda sehingga dapat dipastikan tidak ada T-shirt, kaos oblong dan jaket dari Toko kami yang mempunyai motif yang sama.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 17 Maret 2012

Dampak ROKOK Pada Tubuh


b. Dampak Pada Paru – Paru

· Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran napas dan jaringan paru-paru.

· Pada saluran napas besar, sel mukosa membesar (hipertrofi) dan kelenjar mucus bertambah banyak (hiperplasia).

· Pada saluran napas kecil, terjadi radang ringan hingga penyempitan akibat bertambahnya sel dan penumpukan lendir.

· Pada jaringan paru-paru, terjadi peningkatan jumlah sel radang dan kerusakan alveoli.

· Akibat perubahan anatomi saluran napas, pada perokok akan timbul perubahan pada fungsi paru-paru dengan segala macam gejala klinisnya. Hal ini menjadi dasar utama terjadinya penyakit obstruksi paru menahun (PPOM). Dikatakan merokok merupakan penyebab utama timbulnya PPOM, termasuk emfisema paru-paru, bronkitis kronis, dan asma.

· Partikel asap rokok, seperti benzopiren, dibenzopiren, dan uretan, dikenal sebagai bahan karsinogen ( penyebab Kanker ).

· Tar juga berhubungan dengan risiko terjadinya kanker. Dibandingkan dengan bukan perokok, kemungkinan timbul kanker paru-paru pada perokok mencapai 10-30 kali lebih sering.

c. Dampak Terhadap Jantung

· Merokok menjadi faktor utama penyebab penyakit pembuluh darah jantung tersebut. Bukan hanya menyebabkan penyakit jantung koroner, merokok juga berakibat buruk bagi pembuluh darah otak dan perifer.

· Nikotin mengganggu sistem saraf simpatis dengan akibat meningkatnya kebutuhan oksigen miokard. Selain menyebabkan ketagihan merokok, nikotin juga merangsang pelepasan adrenalin, meningkatkan frekuensi denyut jantung, tekanan darah, kebutuhan oksigen jantung, serta menyebabkan gangguan irama jantung. Nikotin juga mengganggu kerja saraf, otak, dan banyak bagian tubuh lainnya. Nikotin mengaktifkan trombosit dengan akibat timbulnya adhesi trombosit (penggumpalan) ke dinding pembuluh darah.

· Karbon monoksida menimbulkan desaturasi hemoglobin, menurunkan langsung persediaan oksigen untuk jaringan seluruh tubuh termasuk miokard. CO menggantikan tempat oksigen di hemoglobin, mengganggu pelepasan oksigen, dan mempercepat aterosklerosis (pengapuran/penebalan dinding pembuluh darah). Dengan demikian, CO menurunkan kapasitas latihan fisik, meningkatkan viskositas darah, sehingga mempermudah penggumpalan darah.

· Nikotin, CO, dan bahan-bahan lain dalam asap rokok terbukti merusak endotel (dinding dalam pembuluh darah), dan mempermudah timbulnya penggumpalan darah.

· Di samping itu, asap rokok mempengaruhi profil lemak. Dibandingkan dengan bukan perokok, kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida darah perokok lebih tinggi, sedangkan kolesterol HDL lebih rendah.

d. Dampak Pada Sistem Reproduksi

· merokok dapat menyebabkan rusaknya sistim reproduksi seseorang mulai dari masa pubertas sampai usia dewasa

· Pada penelitian yang dilakukan Dr. Sinead Jones, direktur The British Medical Assosiation’s Tobacco Control Resource Centre, ditemukan bahwa wanita yang merokok memiliki kemungkinan relatif lebih kecil untuk mendapatkan keturunan.

· Pria akan mengalami 2 kali resiko terjadi infertil (tidak subur) serta mengalami resiko kerusakan DNA pada sel spermanya

· Sedangkan hasil penelitian pada wanita hamil terjadi peningkatan insiden keguguran. Penelitian tersebut mengatakan dari 3000 sampai 5000 kejadian keguguran per tahun di Inggris, berhubungan erat dengan merokok.

· 120.000 pria di Inggris yang berusia antara 30 sampai50 tahun mengalami impotensi akibat merokok. Lebih buruk lagi, rokok berimplikasi terhadap 1200 kasus kanker rahim per tahunnya.


Jumat, 16 Maret 2012

KIAT MENCEGAH KERACUNAN AKIBAT PENGGUNAAN PKRT

􀂾 Sebelum digunakan baca dengan jelas petunjuk

penggunaan yang tercantum pada etiket/label produk.

􀂾 Gunakan produk sesuai penjelasan cara

penggunaan.

􀂾 Untuk produk yang mengandung pestisida seperti anti

nyamuk bakar, spray jangan digunakan bersama

dengan manusia terutama anak-anak dan bayi.

􀂾 Jauhkan makanan bila menyemprot anti nyamuk.

􀂾 Produk yang spray/semprot sebaiknya disemprotkan

jangan berlawanan dengan arah angin.

􀂾 Pergunakan masker dan sarung tangan plastik.

􀂾 Setelah mempergunakan produk yang mengandung

bahan berbahaya sebaiknya segera cuci tangan

dengan sabun dan air mengalir (selama kira-kira 15

menit).

􀂾 Jangan disatukan dengan produk makanan,

minuman, obat kosmetik (untuk mencegah

kontaminasi bila terjadi kebocoran)

􀂾 Dicek wadahnya sebelum dikirim (bocor apa tidak)

􀂾 Disimpan dalam tempat yang aman, terkunci dan

diluar jangkauan anak-anak.

􀂾 Jangan disimpan bersamaan dengan bahan makanan

dalam satu tempat.

􀂾 Setiap kali selesai memakai, tutuplah wadah dengan

rapat untuk mencegah terjadinya keracunan pada

saat penyimpanan.

􀂾 Jangan sekali-kali menyimpan pada wadah makanan

atau minuman atau sebaliknya. Simpan hanya pada

wadah aslinya atau wadah diberi label nama bahan.

Untuk cairan yang mudah menguap/meledak

simpan/letakkan ditempat sejuk.

􀂾 Pembuangan produk tidak boleh sembarangan,

sebaiknya pada tempat yang telah ditentukan mis.

bak/tong sampah.

􀂾 Segera beri pertolongan pertama sebelum dibawa ke dokter/puskesmas/RS terdekat

Kamis, 15 Maret 2012

CARA PENGGUNAAN PEMUTIH YANG BENAR

1. Gunakan sendok takar dan tuangkan pemutih kedalam air kocok dan

rendam pakaian dalam waktu tertentu ± 10 menit.

2. Jangan dicampur dengan deterjen.

3. Kucek dan bilas sampai bersih.

Tips Penting

1. Jangan digunakan untuk pakaianan yang berwarna

2. Jangan digunakan dengan air yang kadar besinya tinggi.

3. Jangan menggunakan alat yang mengandung logam.

4. Simpan ditempat yang aman dan jauhkan dari jangkauan anakanak.

5. Jangan disimpan bersamaan dengan bahan makanan atau minuman

dalam satu tempat.

6. Jangan dicampur dengan pembersih rumah tangga atau pemutih lainnya

7. Jika tertelan minum air putih yang banyak dan kalau perlu ke dokter.

8. Bila terkena mata segera bilas dengan air bersih yang mengalir.

9. Dibuang pada tempat tertentu yang telah disediakan misalnya kotak/bak

sampah.

Rabu, 14 Maret 2012

CARA PENGGUNAAN DIAPERS YANG BENAR

Letakkan popok bayi pada bagian bawah badan bayi, kemudian badan bagian

depannya ditutup dengan diaper. Tarik belt sesuai ukuran lingkaran bayi dan

rekatkan beltnya.

Tips penting

1. Ganti popok jika bocor

2. Hindarkan perekat berhubungan langsung dengan kulit bayi

3. Buang pada tempat tertentu sampah.

Selasa, 13 Maret 2012

CARA PENGGUNAAN PEWANGI RUANGAN YANG BENAR


Jika pemakaiannya disemprotkan , jangan disemprotkan langsung

kepermukaan benda yang mengkilap seperti meja, dan juga makanan atau

minuman.

Jika berbentuk padat diletakkan atau digantung ada ruangan yang diinginkan.

Tips penting :

1. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan sinar matahari langsung

2. Jangan disimpan bersamaan dengan makanan atau minuman.

3. Jika sampai kena mata , segera cuci dengan air bersih

4. Untuk yang berbentuk aerosol jangan dibuang ditempat sampah yang

sedang dibakar atau pada peralatan listrik yang sedang beroperasi.


Senin, 12 Maret 2012

CARA PENGGUNAAN PEWANGI PAKAIAN YANG BENAR


Tuangkan kedalam air bersih sesuai dengan aturan pakai aduk sampai rata.

Kemudian masukkan cucian kedalamnya dan rendamlah selama ± 10 menit

Peras dan jangan dibilas lagi.

Tips penting :

1. Jauhkan dari jangkauan anak-anak, makanan atau minuman

2. Hindarkan dari panas berlebih dan sinar matahari langsung.

3. Jika kena mata dan kulit segera cuci dengan air bersih.

4. Jangan dicampur dengan deterjen atau bahan pemutih.

28. CARA PENGGUNAAN PEMBERSIH LANTAI

YANG BENAR

Dapat diencerkan dengan air atau dapat langsung digunakan untuk

membersihkan lantai.

Tips Penting :

1. Jauhkan dari jangkauan anak-anak, makanan atau minuman

2. Jangan disimpan bersamaan dengan makanan atau minuman.

3. Jika kena mata siram dengan air bersih selama 15 menit

4. Jika tertelan minum air putih sebanyak-banyaknya dan segera minta

pertolongan dokter.

5. Buang pada tempat tertentu yang telah disediakan seperti bak sampah.

Minggu, 11 Maret 2012

CARA PENGGUNAAN DEERGENT YANG BENAR


1. Gunakan sendok takar dan tuangkan deterjen kedalam air kocok dan

rendam pakaian dalam waktu tertentu ± 30 menit

2. Kucek dengan air bersih dan bilas sampai bersih.

Tips Penting

1. Pisahkan pakaian putih dengan yang berwarna

2. Cuci dan keringkan tangan sesudah mencucui

3. Bagi kulit yang sensitif hindari kontak langsung dengan deterjen.

4. Simpanlah pada tempat yang aman , terkunci dan jauhkan dari

jangkauan anak-anak.

5. Jangan disimpan bersamaan dengan bahan makanan atau minuman

dalam satu tempat.

6. Jika tertelan minum air putih yang banyak dan kalau perlu ke dokter.

7. Bila terkena mata segera bilas dengan air bersih yang mengalir.

8. Dibuang pada tempat tertentu yang telah disediakan seperti bak

sampah.

Sabtu, 10 Maret 2012

CARA PENGGUNAAN KAMPHER YANG BENAR


Letakkan produk didalam lemarin pakaian, laci , dan tempat benda dari kulit

seperti sepatu atau pada tempat yang tidak dilalui udara.

Tips Penting

1. Simpanlah pada tempat yang aman , terkunci dan jauhkan dari

jangkauan anak-anak.

2. Jangan disimpan bersamaan dengan bahan makanan atau minuman

dalam satu tempat.

3. Jika termakan konsultasi ke dokter.

4. Bila terkena mata bilas segera dengan air bersih.

5 Dibuang pada tempat tertentu yang telah disediakan misalnya kotak/bak

sampah.


Jumat, 09 Maret 2012

PENGGUNAAN ANTINYAMUK YANG BENAR

Anti nyamuk aerosol

Semprotkan obat anti nyamuk aerosol keseluruh ruangan atau permukaan

dimana nyamuk sering hinggap. Sebaiknya digunakan pada ruangan yang

tertutup. Biarkan pintu dan jendela tertutup selama 15 menit,setelah 15

menit baru boleh masuk nyamuk yang mati dibunuh . Pada waktu

penyemprotan jangan berlawanan dengan arah angin.

Anti nyamuk Bakar

Pisahkan antinyamuk bakar dari lingkaran produk kemudian dibakar

ujungnya dan letakkan pada penyangga yang terbuat dari bahan kaleng.

Jangan diletakkan pada bahan yang mudah terbakar.

Pemakaian dilakukan pada ruangan yang mempunyai ventilasi udara

yang cukup.

Repelant

Sebelum tidur diusapkan secara merata pada bagian tubuh yang terbuka

dan yang perlu dilindungi dari nyamuk juga pada daun telinga.

Anti nyamuk listrik

Masukkan mat kedalam alat pemanashubungkan dengan listrik sampai

menyala dan akan mengeluarkan wangi tanda alat mulai bekerja.

Dipergunakan pada ruangan yang tertutup yang berukuran ± 30 m 3.

PENGGUNAAN ANTI NYAMUK

HARUS MEMPERHATIKAN !!

􀂾 Simpanlah pada tempat yang aman , terkunci dan

jauhkan dari jangkauan anak-anak.

􀂾 Jangan disimpan bersamaan dengan bahan makanan

atau minuman dalam satu tempat.

􀂾 Jangan menyimpan pada wadah makanan atau

minuman dan atau sebaliknya.

􀂾 Bila tertelan usahakan muntah dan bawa ke dokter.

􀂾 Bila susah bernafas dan mata pedih bawa penderita ke

ruangan yang berudara segar.

􀂾 Cucilah mata dan tangan dengan air bersih dan sabun

sesudah menggunakan produk anti nyamuk bakar ini.

􀂾 Jangan dibuang sembarangan. Buanglah pada tempat

tertentu yang telah disediakan misalnya kotak/bak

sampah.

􀂾 Untuk penggunaan anti nyamuk areosol, pindahkan

atau tutup akuarium sebelum melakukan penyemprotan

􀂾 Jangan semprotkan dekat api atau bara menyala.

􀂾 Jangan sampai kena mata atau selaput lendir lainnya

dan jangan dihirup.

􀂾 Apabila kena mata cuci dengan air yang mengalir

􀂾 Apabila terhirup bawa penderita keruangan yang

berudara segar.

􀂾 Wadah jangan ditusuk dan jangan disimpan ditempat

panas, dekat api atau dibuang tempat pembakaran

sampah.

􀂾 Hindari pemakaian yang terus menerus dalam ruangan

yang kurang baik ventilasinya.

􀂾 Bila keracunan , sesak nafas bawa penderita

keruangan yang berudara segar dan hentikan

pemakaianannya.

􀂾 Hindari pemakaian repelant yang berlebihan pada

anak-anak dibawah usia 6 tahun.

􀂾 Bila terjadi iritasi hentikan pemakaian dan segera bawa

ke dokter.


Kamis, 08 Maret 2012

PRODUK PKRT YANG BERBAHAYA


Anti Nyamuk ( mengandung pestisida ), baik pemakaiannya di

bakar, disemprotkan atauang dioleskan dapat menyebabkan karsinogenik.

Detergent, mengandung sodium Lauryl sulfatyang dapat

menyebabkan oksidatif, iritatif dan korosif.

Pembersih lantai, yang mengandung senyawa fenol yang dapat

menyebabkan oksidatif, iritatif dan korosif

Antiseptik dan Desifektan, mengandung bahan antiseptik yang

bersifat oksidatif, iritatif dan korosif.

Diapers yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit

CARA MENGHINDARI DAN MENCEGAH PRODUK PKRT

BERBAHAYA

a. Bila terciprat pada kulit/badan

- Segera ganti baju , dan cuci kulit & tangan dengan sabun dan air

mengalir

b. Bila terhirup

- Segera keluar ruangan mencari udara segar.

- Bila diperlukan dengan memberikan pernapasan buatan

c. Bila tertelan

- Untuk pestisida : Rangsang pusat muntah pada penderita yang

sadar, dan jangan dilakukan bila penderita tidak sadar, kejang dan

penderita yang terpapar lebih dari 4 jam.

Berikan arang aktif/norit dengan dosis :

dewasa (13 th keatas) 25 – 100 gram

anak-anak (kurang dari 1 tahun) 10 – 25 gram

Untuk bahan yang korosif : sperti pembersih keramik, segera

penderita diberi air minum/susu untuk diminum, kecuali bila

penederita tidak sadar, kejang-kejang atau tidak dapat

menelan.Penderita dewasa maksimal 200 ml sekali minum, anakanak

maksimal 100 ml, jangan rangsang muntah.

- Untuk golongan hidrokarbon : minyak tanah,bensin dll jangan

rangsang muntah , segera bawa ke rumah sakit/PKM terdekat.

d. Bila terciprat mata

- Segera semprot dengan air mengalir selama 15 menit

e. Bila keracunan pestisida Bio Alethrin

- Gejala keracunan : pusing , sesak napas, kejang perut, berkeringat

banyak. antidotum Atropin Sulphat.

f. Bila keracunan pestisida d – Alethrin.

- Gejala keracunan : pernafasan tidak teratur, otot besar pada anggota

badan .Antidotum simptomatik.

Rabu, 07 Maret 2012

ANCAMAN BAHAYA YANG TERJADI DIDALAM KEHIDUPAN SEHARI – HARI DIRUMAH


Bahaya langsung pada kesehatan

Bahaya Racun, apabila bahan berbahaya tertelan, terhirup, terserap kulit

seperti penggunaan Paradiclorobenzene pada Naphthaline

Bahaya Korosif, yaitu Bahaya bersifat mengikis jaringan baik jaringan

mati maupun jaringan hidup seperti kulit dan selaput lendir sehingga

menyebabkan luka misalnya pada penggunaan deterjen , pemutih.

Bahaya iritasi, yaitu Bahan Berbahaya yang bila terpapar pada kulit atau

selaput lendir menimbulkan gatal-gatal dan erosi

misalnya penggunaan diapers.

Bahaya nyeri, jika bahan berbahaya yang terpapar pada manusia dapat

menimbulkan gangguan syaraf sensoris, seperti nyeri di kulit.

Bahaya luka, jika bahan berbahaya terpapar pada manusia dapat

merusak jaringan kulit dan atau otot

Bahaya Karsinogenik, yaitu Bahan Berbahaya yang bilamana terpapar

pada manusia berulangkali dapat menimbulkan penyakit kanker seperti

penggunaan anti nyamuk bakar dengan S2 ( dilarang ).

Bahaya teratogenik, jika bahan berbahaya terpapar pada manusia

berulang kali dapat menimbulkan cacat tubuh bawaan ( pada bayi )

Bahaya mutagenik, jika bahan berbahaya terpapar pada manusia

berulang kali dapat menimbulkan mutagenik, sehingga terjadi kelainan

pada embrio janin yang sedang tumbuh ( pd waktu hamil )

Bahaya Onkogenik, jika bahan berbahaya terpapar pada manusia

berulang kali dapat menimbulkan tumor.

Bahaya tidak langsung

Bahaya yang terjadi melalui pencemaran lingkungan, terutama melalui

tanah, air, udara, pangan, sandang, papan, barang atau benda dll yang

pada suatu waktu tertentu dapat bersentuhan dengan manusia sehingga

dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

PROSES MASUKNYA BAHAN BERBAHAYA

KEDALAM TUBUH MANUSIA

a. Penyerapan :

- Melalui kontak kulit & mata

- Akan menyebabkan luka bakar,gatal,iritasi & buta

b. Inhalasi :

- Akan menyebabkan pusing, sakit kepala

c. Tertelan :

- Akan menyebabkan kerusakan lambung, hati, dan organ

Lainnya

Selasa, 06 Maret 2012

BAHAYA MEROKOK


Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, yang menjadi kebutuhan dasar derajat kesehatan masyarakat, salah satu aspeknya adalah “tidakada anggota keluarga yang merokok“. Sedangkan PHBS harus menjadi kewajiban kita sebagai para kader kesehatan untuk mensosialisasikannya.

Setiap kali menghirup asap rokok, entah sengaja atau tidak, berarti juga mengisap lebih dari 4.000 macam racun! Karena itulah, merokok sama dengan memasukkan racun-racun tadi ke dalam rongga mulut dan tentunya paru-paru. Merokok mengganggu kesehatan, kenyataan ini tidak dapat kita mungkiri. Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya.

Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan oleh banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.

Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari secondhand-smoke, yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok, atau biasa disebut juga dengan perokok pasif.

1. Komponen Rokok

a. Zat Kimia

Rokok tentu tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya, yakni tembakau. Di Indonesia, tembakau ditambah cengkih dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat rokok kretek. Selain kretek, tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa, dan tembakau tanpa asap (chewing tobacco atau tembakau kunyah).

Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi, dan menimbulkan kanker (karsinogen).

b. Nikotin

Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi, dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan. Di Amerika Serikat, rokok putih yang beredar di pasaran memiliki kadar 8-10 mg nikotin per batang, sementara di Indonesia berkadar nikotin 17 mg per batang.

c. Timah Hitam ( Pb )

Timah hitam yang dihasilkan oleh sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkus rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari akan menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas bahaya timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari. Bisa dibayangkan, bila seorang perokok berat menghisap rata-rata 2 bungkus rokok per hari, berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh!

d. Gas Karbonmonoksida ( CO )

Karbon Monoksida memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya, hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernapasan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen, maka gas CO ini merebut tempatnya “di sisi” hemoglobin. Jadilah, hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen, sementara dalam darah perokok mencapai 4 – 15 persen. Berlipat-lipat!

e. Tar

Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok, dan bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin, akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna cokelat pada permukaan gigi, saluran pernapasan, dan paru-paru. Pengendapan ini bervariasi antara 3-40 mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24 – 45 mg.

2. Dampak Pada Tubuh

a. Dampak Pada Paru – Paru

· Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran napas dan jaringan paru-paru.

· Pada saluran napas besar, sel mukosa membesar (hipertrofi) dan kelenjar mucus bertambah banyak (hiperplasia).

· Pada saluran napas kecil, terjadi radang ringan hingga penyempitan akibat bertambahnya sel dan penumpukan lendir.

· Pada jaringan paru-paru, terjadi peningkatan jumlah sel radang dan kerusakan alveoli.

· Akibat perubahan anatomi saluran napas, pada perokok akan timbul perubahan pada fungsi paru-paru dengan segala macam gejala klinisnya. Hal ini menjadi dasar utama terjadinya penyakit obstruksi paru menahun (PPOM). Dikatakan merokok merupakan penyebab utama timbulnya PPOM, termasuk emfisema paru-paru, bronkitis kronis, dan asma.

· Partikel asap rokok, seperti benzopiren, dibenzopiren, dan uretan, dikenal sebagai bahan karsinogen ( penyebab Kanker ).

· Tar juga berhubungan dengan risiko terjadinya kanker. Dibandingkan dengan bukan perokok, kemungkinan timbul kanker paru-paru pada perokok mencapai 10-30 kali lebih sering.

b. Dampak Terhadap Jantung

· Merokok menjadi faktor utama penyebab penyakit pembuluh darah jantung tersebut. Bukan hanya menyebabkan penyakit jantung koroner, merokok juga berakibat buruk bagi pembuluh darah otak dan perifer.

· Nikotin mengganggu sistem saraf simpatis dengan akibat meningkatnya kebutuhan oksigen miokard. Selain menyebabkan ketagihan merokok, nikotin juga merangsang pelepasan adrenalin, meningkatkan frekuensi denyut jantung, tekanan darah, kebutuhan oksigen jantung, serta menyebabkan gangguan irama jantung. Nikotin juga mengganggu kerja saraf, otak, dan banyak bagian tubuh lainnya. Nikotin mengaktifkan trombosit dengan akibat timbulnya adhesi trombosit (penggumpalan) ke dinding pembuluh darah.

· Karbon monoksida menimbulkan desaturasi hemoglobin, menurunkan langsung persediaan oksigen untuk jaringan seluruh tubuh termasuk miokard. CO menggantikan tempat oksigen di hemoglobin, mengganggu pelepasan oksigen, dan mempercepat aterosklerosis (pengapuran/penebalan dinding pembuluh darah). Dengan demikian, CO menurunkan kapasitas latihan fisik, meningkatkan viskositas darah, sehingga mempermudah penggumpalan darah.

· Nikotin, CO, dan bahan-bahan lain dalam asap rokok terbukti merusak endotel (dinding dalam pembuluh darah), dan mempermudah timbulnya penggumpalan darah.

· Di samping itu, asap rokok mempengaruhi profil lemak. Dibandingkan dengan bukan perokok, kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida darah perokok lebih tinggi, sedangkan kolesterol HDL lebih rendah.

c. Dampak Pada Sistem Reproduksi

· merokok dapat menyebabkan rusaknya sistim reproduksi seseorang mulai dari masa pubertas sampai usia dewasa

· Pada penelitian yang dilakukan Dr. Sinead Jones, direktur The British Medical Assosiation’s Tobacco Control Resource Centre, ditemukan bahwa wanita yang merokok memiliki kemungkinan relatif lebih kecil untuk mendapatkan keturunan.

· Pria akan mengalami 2 kali resiko terjadi infertil (tidak subur) serta mengalami resiko kerusakan DNA pada sel spermanya

· Sedangkan hasil penelitian pada wanita hamil terjadi peningkatan insiden keguguran. Penelitian tersebut mengatakan dari 3000 sampai 5000 kejadian keguguran per tahun di Inggris, berhubungan erat dengan merokok.

· 120.000 pria di Inggris yang berusia antara 30 sampai50 tahun mengalami impotensi akibat merokok. Lebih buruk lagi, rokok berimplikasi terhadap 1200 kasus kanker rahim per tahunnya.

· Perempuan yang merokok sangat mungkin untuk mulai memasuki masa menopause sebelum usia 45 tahun dan juga membuat mereka menghadapi resiko osteoporosis dan serangan jantung.

Senin, 05 Maret 2012

PENGOBATAN TB PARU

Prinsip Pengobatan Pengobatan

Pengobatan tuberkulosis dilakukan dengan prinsip - prinsip sebagai berikut (Anonim, 2006) :

1) Obat Anti Tuberkulosis (OAT) biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi beberapa jenis obat, dalam jumlah cukup dan dosis tepat sesuai dengan kategori pengobatan. Pemakaian OAT-Kombinasi Dosis Tetap (OAT – KDT) lebih menguntungkan dan sangat dianjurkan.

2) Untuk menjamin kepatuhan pasien menelan obat, dilakukan pengawasan langsung (DOT = Directly Observed Treatment) oleh seorang Pengawas Menelan Obat (PMO).

3) Pengobatan TB diberikan dalam 2 tahap, yaitu tahap intensif dan lanjutan.

Tahap awal (intensif)

a) Pada tahap intensif (awal) pasien mendapat obat setiap hari dan perlu diawasi secara langsung untuk mencegah terjadinya resistensi obat.

b) Bila pengobatan tahap intensif tersebut diberikan secara tepat, biasanya pasien menular menjadi tidak menular dalam kurun waktu 2 minggu.

c) Sebagian besar pasien TB BTA positif menjadi BTA negatif (konversi) dalam 2 bulan.

Tahap Lanjutan

a) Pada tahap lanjutan pasien mendapat jenis obat lebih sedikit, namun dalam jangka waktu yang lebih lama

b) Tahap lanjutan penting untuk membunuh kuman persister sehingga mencegah terjadinya kekambuhan

Jenis dan Dosis Obat Anti Tuberkulosis

Jenis Obat Anti Tuberkulosis (OAT) yang digunakan antara lain (Anonim, 2002) :

1) Isoniasid (H)

Dikenal dengan INH, bersifat bakterisid, dapat membunuh kuman 90% populasi kuman dalam beberapa hari pertama pengobatan. Obat ini sangat efektif terhadap kuman dalam keadaan metabolik aktif, yaitu kuman yang sedang berkembang. Dosis harian yang dianjurkan 5 mg/kg BB, sedangkan untuk pengobatan intermiten 3 kali seminggu diberikan dengan dosis 10 mg/kg BB.

2) Rifampisin (R)

Bersifat bakterisid dapat membunuh kuman semi-dormant (persister) yang tidak dapat dibunuh oleh Isoniasid. Dosis 10 mg/kg BB diberikan sama untuk pengobatan harian maupun intermiten 3 kali seminggu.

3) Pirasinamid (Z)

Bersifat bakterisid, yang dapat membunuh kuman yang berada dalam sel dengan suasana asam. Dosis harian yang dianjurkan 25 mg/kg BB, sedangkan untuk pengobatan intermiten 3 kali seminggu diberikan dengan dosis 35 mg/kg BB.

4) Streptomisin (S)

Bersifat bakterisid. Dosis harian yang dianjurkan 15 mg/kg BB sedangkan untuk pengobatan intermiten 3 kali seminggu digunakan dosis yang sama. Penderita berumur sampai 60 tahun dosisnya 0,75g/hari, sedangkan untuk berumur 60 atau lebih diberikan 0,50g/hari.

5) Etambutol (E)

Bersifat sebagai bakteriostatik. Dosis harian yang dianjurkan 15 mg/kg BB, sedangkan untuk pengobatan intermiten 3 kali seminggu digunakan dosis 30 mg/kg BB.

Panduan Obat Anti Tuberkulosis

Panduan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) menurut WHO dan IUATLD (International Against Tuberkulosis and Lung Disease) ada 3 kategori, antara lain (Anonim, 2002) :

1) Kategori 1

Tahap intensif terdiri dari Isoniasid (H), Rifampisin (R), Pirasinamid (Z) dan Etambutol (E). Obat-obat tersebut diberikan setiap hari selama 2 bulan (2HRZE). Kemudian diteruskan dengan tahap lanjutan yang terdiri dari

Isonoasid (H) dan Rimpamisin (R), diberikan tiga kali dalam seminggu selama 4 bulan (4H3R3).

Obat ini diberikan untuk :

a) Penderita baru TBC Paru BTA positif

b) Penderita TBC Paru BTA negatif Rontegn yang ”sakit berat”

c) Penderita TBC Ekstra Paru Berat

2) Kategori 2

Tahap intensif diberikan selama 3 bulan, yang terdiri dari 2 bulan dengan Isoniasid (H), Rifampisin (R), Pirasinamid (Z), etambutol (E) dan suntikan streptomisin setiap hari dari Unit Pelayanan Kesehatan (UPK). Dilanjutkan 1 bulan dengan Isoniazid (H), Rifampisin (R), Pirasinamid (Z) dan Etambutol (E) setiap hari. Setelah itu diteruskan dengan tahap lanjutan selama 5 bulan dengan HRE yang diberikan tiga kali dalam seminggu.

Obat ini diberikan untuk :

a) Penderita kambuh (relaps)

b) Penderita gagal (failure)

c) Penderita dengan pengobatan setelah lalai (after default)

3) Kategori 3

Tahap intensif terdiri dari HRZ diberikan setiap hari selama 2 bulan (2HRZ), diteruskan dengan tahap lanjutan terdiri dari HR selama 4 bulan diberikan tiga kali seminggu (4H3R3).

Obat ini diberikan untuk :

a) Penderita baru BTA negatif dan rongent positif sakit ringan

b) Penderita ekstra paru ringan, yaitu TBC kelenjar limfe (limfadenitis), pleuritis eksudativa unilateral, TBC kulit, TBC tulang (kecuali tulang belakang), sendi dan kelenjar adrenal.

Mulai tahun 2008 pengobatan pasien tuberkulosis untuk pasien dewasa diberikan dalam bentuk Kombinasi Dosis Tetap (KDT) dan dalam pengobatan bentuk KDT hanya terdapat 2 kategori serta pemberian obat disesuaikan dengan berat badan pasien, yaitu sebagai berikut (Anonim, 2008) :

1) Kategori 1

Panduan OAT ini diberikan untuk pasien baru yang :

a) Pasien baru TB paru BTA positif

b) Pasien TB baru BTA negatif foto toraks positif

c) Pasien TB ekstra paru

Minggu, 04 Maret 2012

KEPUASAN PELAYANAN


Berdasarkan disconfirmation paradigma (Oliver, 1980), kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan merupakan perbedaan antara harapan (expectation) dan kinerja yang dirasakan (percieved performance). Harapan terbentuk oleh pengalaman pembelian terdahulu, komentar teman dan kenalannya, serta janji dan informasi yang diberikan pemsaar dan saingannya. Kepuasan pelanggan adalah fungsi dari perbedaan antara kinerja yang dirasakan dengan harapan. Jika kinerja di bawah harapan, pelanggan akan mengalami kekecewaan. Jika sesuai harapan, pelanggan akan puas, jika melebihi harapan, pelanggan akan sangat puas, senang atau gembira.

Sabtu, 03 Maret 2012

PENGUKURAN TINGKAT KEPATUHAN


Menurut Sacket, kepatuhan berobat penderita dapat diketahui melalui 3 cara, yaitu perhitungan sisa obat serta pengukuran berdasarkan tes biokimia (kadar obat) dalam darah atau urine. Sebagian besar dari anak-anak dan keluarga-keluarga gagal untuk mentaati pengobatan medis yang dianjurkan dokter untuk berbagai penyakit, dari penyakit akut sampai yang kronis (La Greca, 1988).

Secara umum, ketidaktaatan meningkatkan resiko berkembangnya masalah kesehatan atau memperpanjang atau memperburuk kesakitan yang sedang diderita. Perilaku kepatuhan lebih rendah untuk penyakit kronis. Tingkat kepatuhan untuk penyakit kronis dalam jangka panjang menurun sampai 54%.

Berbagai strategi telah dicoba untuk meningkatkan kepatuhan, misalnya seperti meningkatkan ketrampilan komunikasi para dokter, memberikan informasi yang jelas kepada pasien mengenai penyakit yang dideritanya serta cara pengobatannya, keterlibatan lingkungan sosial, dan beberapa pendekatan perilaku.