Selasa, 08 Januari 2013

Vertigo itu

Vertigo merupakan gangguan keseimbangan pada penderitanya. Orang Indonesia biasa menyebutnya dengan puyeng, atau tujuh keliling. Walaupun tidak berpengaruh pada organ tubuh lainnya, vertigo sangat mengganggu aktivitas kita sehari-hari.
Ketika kambuh, penderita vertigo akan sulit berdiri karena kepala terasa sakit dan di sekelilingnya tampak berputar, bahkan bisa sampai pingsan jika tidak kuat menahan sakitnya. Vertigo berasal dari bahasa Yunani, vertere,yang artinya berputar-putar. Dapat diartikan sebagai perasaan bergerak atau berputar pada sekeliling kita sehingga menimbulkan rasa sakit. Perasaan gerak ini dapat menimbulkan gejala lain terutama bagian otonimik, karena terganggunya keseimbangan. Beberapa faktor yang menyebabkan vertigo adalah serangan migraine, mabuk kendaraan, radang pada leher, infeksi bakteri pada alat pendengaran, kekurangan asupan oksigen pada otak. Bisa juga diakibatkan oleh gangguan pada telinga bagian dalam ataupun pada penglihatan. Atau terjadi perubahan tekanan pada darah secara tiba-tiba, gangguan di dalam syaraf yang menghubungkan telinga dengan otak ataupun di dalan otaknya sendiri. Vertigo bisa juga disebabkan oleh beberapa jenis obat, seperti kina, salisilat, dan streptomisin. Ketiga obat itu memang dapat menyebabkan radang kronis pada telinga bagian dalam. Untuk mengurangi gejala vertigo, kita dapat melakukannya dengan mengatur pola makan. Usahakan makan dengan porsi yang cukup, jangan terlalu banyak. Hindari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, hindari makanan yang dapat merangsang alergi, misalnya seafood, pedas, asam yang berlebihan, hindari makanan beralkohol, kafein, minyak dan lemak. Selain mengatur pola makan, vertigo dapat dikurangi dengan mengkonsumsi enzim Bromelain, Magnesium, vitamin B 12 yang berfungsi mengaturn keseimbang system saraf. Jahe dan Ginko juga bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah ke dan dalam otak. Bila tiba-tiba vertigo datang menyerang, kita dapat melakukan hal berikut: Tarik napas dalam-dalam sambil pejamkan mata Cari tempat dan posisi aman untuk berbaring, atau jika tidak memungkinkan untuk berbaring, cari tempat untuk duduk Carilah orang untuk membantu Anda ke toilet, jika Anda merasa mual dan hendak muntah. Jika Anda berbaring, bertahanlah hingga sakit di kepala atau rasa berputar itu hilang Bukalah mata perlahan sambil memiringkan badan Anda atau menggerakkan kepala secara perlahan. Jika vertigo kembali dating dengan posisi ini, kembalilah ke posisi sebelumnya. Intinya, buatlah posisi tubuh Anda senyaman mungkin sampai rasa sakit itu hilang.

0 komentar: