Selasa, 05 April 2011

SINTESA PROTEIN

Perbuatan Gen dan Sintesa Protein
Untuk pembentukan protein dalam sel digunakan asam amino sebagai bahan dasarnya. Tetapi bagaimana sesungguhnya mekanisme sintesa protein itu masih belum jelas. Dengan ditemukannya bahan genetik ADN dan ARN, maka terbukalah rahasia mekanisme itu. Ternyata bahwa bahan genetik AND dan ARN mempunyai peranan sangat penting dalam proses sintesa protein. Beberapa tahap yang berlangsung dalam sintesa protein ialah:
  1. Proses transkripsi. Proses ini berlangsung di dalam inti sel. Mula-mula sebagian dari “double helix” ADN membuka di bawah pengaruh enzim ARN polymerase. ARN polymerase merupakan holoenzim, terdiri dari dua subunit, yaitu yang kecil dinamakan faktor sigma, sedang yang besar (enzim inti) terdiri atas dua unit alpha, dua unit beta dan satu unit omega.

Kode genetik untuk ARNduta

Basa pertama
Basa ke dua
Basa ke tiga


A
A
G
S
U

A
G
S
U
AAA
AAG
AAS
AAU
Lis
Lis
AspN
AspN
AGA
AGG
AGS
AGU
Arg
Arg
Ser
Ser
ASA
ASG
ASS
ASU
Thr
Thr
Thr
Thr
AUA
AUG
AUS
AUU
Ileu
Met
Ileu
Ileu

G
GAA
GAG
GAS
GAU
Glu
Glu
Asp
Asp
GGA
GGG
GGS
GGU
Gli
Gli
Gli
Gli
GSA
GSG
GSS
GSU
Ala
Ala
Ala
Ala
GUA
GUG
GUS
GUU
Val
Val
Val
Val
A
G
S
U

S
SAA
SAG
SAS
SAU
GluN
GluN
His
His
SGA
SGG
SGS
SGU
Arg
Arg
Arg
Arg
SSA
SSG
SSS
SSU
Pro
Pro
Pro
Pro
SUA
SUG
SUS
SUU
Leu
Leu
Leu
Leu
A
G
S
U

U
UAA
UAG
UAS
UAU
Non
Non
Tir
Tir
UGA
UGG
UGS
UGU
Non
Tri
Sis
Sis
USA
USG
USS
USU
Ser
Ser
Ser
Ser
UUA
UUG
UUS
UUU
Leu
Leu
Phe
Phe
A
G
S
U
Keterangan:
Lis : lisin
AspN : Asparagin
Glu : Asam glutamate
Asp : Asam Aspartat
GluN : glutamine
His : Histidin
Non : Kodon nonsens
Tir : tirosin
Arg : Arginin
Ser : Serin
Gli : Glisirin
Sis : Sistein
Thr : Treonin
Ala : Alanin

Pro : Prolin
Ileu : Isoleusin
Val : Valin
Leu : Leusin
Phe : Phenylalanin
Tri : Triptopan
Met : Metionin


Setelah ‘double helix” ADN sebagian membuka, maka ARNd dibentuk sepanjang salah satu pita ADN itu. Basa pada ARNd ini komplementer dengan basa yang menyusun pita AND itu. Jadi bila urutan basa pada pita ADN itu adalah GSTSGASTAA, maka urutan basa pada ARNd adalah SGAGSUGAUU. ARNduta telah disalin dari ADN atau ARNd telah membawa pesan atau informasi dari gen. Proses ini dinamakan transkripsi. Pita ADN yang dapat mencetak ARNd disebut pita Sens, pita AND yang tidak mencetak ARNd disebut pita Antisens.
ARNd yang telah selesai menerima pesan genetik dari ADN segera meninggalkan nukleus melalui pori-pori dari membran nukleus menuju ribosom dalam sitoplasma. ARNd menempatkan diri pada leher ribosom.
Sementra itu ARNp dalam sitoplasma mengikat asam amino yang telah berenergi dalam ATP. Sebuah molekul ARNp mengikat satu asam amino saja sehingga paling sedikit ada 20 ARNp. Proses pengikatan asam amino ini memerlukan enzim amino asil sintetase, dan ada 20 enzim yang bekerja. Selanjutnya ARNp menuju ribosom.

  1. Proses Penterjemaan (Translasi)
Setelah sampai di ribosom, maka 3 basa dari ARNp yang disebut anti kodon berpasangan dengan 3 basa dari ARNd yang disebut kodon. Misalnya ARNp dengan anti kodon GSU sajalah yang dapat melepaskan asam amino yang di bawanya kepada kodon SGA dari ARNd. Ribosom dan ARNd bergerak satu dengan lainnya. Sebuah asam amino ditambahkan pada protein yang tumbuh, setiap kali ribosom melalui 3 nukleotida ARNd yang baru. ARNp berikutnya datang untuk berpasangan dengan kodon ARNd berikutnya. Asam amino yang pertama segera lepas dari ARNp yang membawanya dan berangkai dengan asam amino yang datang berikutnya. Proses berantainya ini dengan perantaraan peptida. Dalam ribosom terdapat ARNr yang berfungsi melengkapi penterjemaahan pesan ADN yang di bawa ARNd dalam pembentukan Protein tertentu. Proses meneruskan pesan ADN lewat ARNd kepada ARNp dalam rangka pembuatan protein tertentu ini dinamakan penterjemahan atau translasi.
ARNp yang datang pertama tadi dilepaskan dari ARNd dan bebas kembali ke sitoplasma untuk mengulangi fungsinya dengan cara yang sama. Proses keseluruhan ini berkesinambungan sampai terbentuk suatu rantai polipeptida tertentu yang terdiri dari asam aminio dengan urutan tertentu.


Artikel lainnya di Analisis Dunia Kesehatan

0 komentar: